Perumda Tirta Bhagasasi Siap Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Perumda Tirta Bhagasasi Siap Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan Bantuan air bersih Perumda Tirta Bhagasasi bagi penduduk Kabupaten Bekasi.(ANTARA)

PERUSAHAAN Umum Daerah Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi siap menyalurkan support air bersih bagi penduduk terdampak kekeringan pada musim tandus tahun ini.

"Sudah menjadi tanggungjawab kami memberikan pelayanan masyarakat, terlebih dalam kondisi kesulitan akses air bersih bagi penduduk terdampak kekeringan nan mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi," kata Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Luthfi Hasan, Rabu (17/6).

Dia menjelaskan, support air bersih itu juga menjadi bagian dari visi perusahaan dalam mengoptimalkan pelayanan publik, di samping upaya meningkatkan pendapatan melalui lini upaya nan dijalankan.

Penyaluran support diperkuat melalui kerja sama antara Perumda Tirta Bhagasasi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi dalam penanganan darurat kekeringan.

Dalam kerja sama itu, Perumda Tirta Bhagasasi bekerja menyediakan pasokan air bersih, sedangkan BPBD mengerahkan armada truk tangki untuk mendistribusikannya ke wilayah nan mengalami krisis air bersih.

"Kerja sama ini merupakan bagian dari respons sigap terhadap kondisi darurat. Kami siap membantu BPBD lantaran mempunyai tanggung jawab nan sama dalam melayani masyarakat," ujar Reza.

Ia mengaku hingga saat ini belum menerima permintaan support air bersih secara langsung dari masyarakat. Namun, penduduk terdampak dapat mengusulkan permohonan melalui pemerintah desa untuk diteruskan ke kecamatan dan BPBD.

Menurut Reza, perusahaan siap menyalurkan support melalui instansi bagian maupun koordinasi dengan BPBD, sebagaimana nan telah dilakukan selama bertahun-tahun saat musim tandus maupun banjir.


Dua desa


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan, sedikitnya 1.650 jiwa dari 641 kepala family di dua desa mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Dua wilayah terdampak itu ialah Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, dan Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah.

Menurut Muchlis, Desa Ridogalih menjadi wilayah nan terdampak paling parah. Sebanyak 800 jiwa dari 296 kepala family mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat tidak turun hujan selama lebih dari satu bulan.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Nagasari sehingga pasokan air bersih tetap dibutuhkan penduduk setempat.

BPBD Kabupaten Bekasi telah menyalurkan 50.000 liter air bersih kepada penduduk terdampak melalui armada truk tangki dengan pasokan dari instansi bagian Perumda Tirta Bhagasasi terdekat.

"Kami terus berkoordinasi dengan aparatur wilayah untuk memastikan pengedaran melangkah optimal. Penyaluran support bakal terus dilakukan hingga menjangkau seluruh wilayah nan membutuhkan," tandas Muchlis.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia