
Chafidz Yusuf berbareng Marcus Gideon dan Andrei Adistia. (Foto: Instagram/chafidzyusuf)
JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) secara resmi mengumumkan langkah strategis berupa perombakan struktur kepelatihan di sektor dobel putra. Keputusan paling mencolok dalam penyegaran organisasi ini adalah promosi Chafidz Yusuf, nan sebelumnya menangani tim pratama, untuk sekarang memperkuat jejeran kepelatihan di tingkat dobel putra utama.
Dalam struktur kepelatihan dobel putra terbaru, Chafidz Yusuf dipercaya sebagai asisten pembimbing dobel putra utama. Sosok di kembali peracik Kevin Sanjaya/Marcus Gideon itu bakal membantu Antonius Budi Ariantho dalam menggembleng para pemain elit Indonesia.
Sementara, Thomas Indratjaja, nan sebelumnya menjabat sebagai asisten pembimbing dobel putra utama, turun ke pratama. Dia dipercaya sebagai asisten pembimbing sektor dobel putra pratama mendampingi Andrei Adistia.
1. Alasan di Balik Transformasi Struktur Kepelatihan
PP PBSI melakukan perombakan ini dengan pertimbangan matang. Penyegaran tersebut bermaksud menjaga konsistensi performa tim di tengah persaingan nan semakin ketat di level dunia.
“Sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi dan dinamika tim, PP PBSI juga melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor dobel putra nan bermaksud untuk refreshing,” tulis PBSI dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).
“Langkah ini diambil agar suasana latihan dan pendampingan tetap segar, adaptif, serta responsif terhadap tuntutan kejuaraan level tertinggi,” terangnya.
Marcus Fernaldo Gideon dan Andre Adistia berbareng , Chafidz Yusuf. (Foto: Ig/chafidzyusuf)
2. Distribusi Atlet Pelatnas 2026
Perombakan ini diharapkan dapat menghasilkan capaian positif, tanpa menggeser arah pembinaan nan telah dirancang. Pihak federasi optimistis bahwa kehadiran wajah lama dengan posisi baru bakal memberikan semangat tambahan bagi para atlet saat bertanding di turnamen-turnamen besar mendatang.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·