Pertumbuhan E-Commerce Dongkrak Volume Pengiriman Paket di Asia Tenggara

Sedang Trending 22 jam yang lalu
Pertumbuhan E-Commerce Dongkrak Volume Pengiriman Paket di Asia Tenggara J&T Express mengumumkan keahlian upaya dan operasional untuk kuartal II nan berhujung pada 30 Juni 2026 silam. Selama periode tersebut, J&T Express membukukan total volume pengiriman sebanyak 9,177 miliar paket, meningkat 24.2% dibandingkan periode nan sa(Dok. J&T Express)

J&T Express sebagai penyedia jasa logistik global, mengumumkan keahlian upaya dan operasional untuk kuartal II nan berhujung pada 30 Juni 2026 silam. Selama periode tersebut, J&T Express membukukan total volume pengiriman sebanyak 9,177 miliar paket, meningkat 24.2% dibandingkan periode nan sama tahun lampau (yoy). Rata-rata volume pengiriman harian juga mencapai 101 juta paket, sekaligus pertama kalinya J&T Express melampaui nomor 100 juta paket per hari dalam satu kuartal.
 
Volume pengiriman dari Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya mencapai 2,966 miliar paket, meningkat 66,9% (yoy) dan berkontribusi 32,3% terhadap total volume pengiriman Perusahaan, alias naik 8,3 poin persentase dibandingkan periodeyang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif pada semester pertama 2026, total volume pengiriman J&T Express mencapai 17,503 miliar paket, tumbuh 25,1% (yoy). Kontribusi dua pasar ini juga terus meningkat menjadi 33,6% dari total volume pengiriman, alias bertambah 9,4 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Volume pengiriman di Asia Tenggara mencapai 2,755 miliar paket pada kuartal II 2026, meningkat 63,2% dibandingkan periode nan sama tahun lampau (yoy), dengan rata-rata 30,3 juta paket per hari. Sepanjang semester pertama 2026, volume pengiriman di pasar ini mencapai 5,523 miliar paket, alias tumbuh 71,2% (yoy). Pertumbuhan tersebut didukung optimasi jaringan dan investasi prasarana nan terus dilakukan Perusahaan untuk memperkuat kapabilitas operasional di Asia Tenggara. 

Hingga 30 Juni 2026, jumlah pusat sortir (sorting center) J&T Express di area ini bertambah 6 unit dibandingkan akhir 2025, sehingga totalnya mencapai 127 pusat sortir. Sementara itu, jumlah jalur sortir otomatis (automated sorting line) juga meningkat 11 unit menjadi 75 jalur, sehingga semakin memperkuat kapabilitas J&T Express dalam memenuhi tingginya permintaan jasa e-commerce dan pengiriman ekspres di Asia Tenggara.
 
Di Indonesia, J&T Express juga membukukan pertumbuhanyang positif pada kuartal II-2026 dengan volume pengiriman meningkat lebih dari 65% dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya aktivitas e-commerce di beragam kategori produk. Tiga kategori pengiriman paling besar didominasi oleh fesyen, dokumen, dan kecantikan, dengan kategori fesyen nan menjadi kontributor terbesar ialah lebih dari 45% dari total volume pengiriman. Capaian tersebut semakin mempertegas peran Indonesia sebagai salah satu kontributor utama pertumbuhan J&T Express di area Asia Tenggara.

Menanggapi pencapaian tersebut, Robin Lo selaku CEO J&T Express Indonesia, mengatakan bahwa pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap jasa J&T Express, seiring dengan terus berkembangnya ekosistem e-commerce di Tanah Air.
 
"Pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia pada kuartal II 2026 merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan pengguna serta semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional. Sebagai salah satu pasar strategis J&T Express di Asia Tenggara, Indonesia mempunyai peran krusial dalam mendorong pertumbuhan upaya Perseroan di tingkat regional," ujar Robin dikutip dari siaran pers nan diterima, Senin (27/7).
 
Di Tiongkok, J&T Express terus beradaptasi dengan dinamika industri melalui penyesuaian strategi nan proaktif, sekaligus mengoptimalkan struktur jaringan, pedoman pelanggan, dan efisiensi operasional. Pada kuartal II 2026, volume pengiriman mencapai 6,211 miliar paket, meningkat 10,6% (yoy), dengan rata-rata 68,2 juta paket per hari. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, jumlah jalur sortir otomatis di Tiongkok bertambah 8 unit menjadi 346 jalur, sehingga semakin meningkatkan kapabilitas operasional dan efisiensi proses sortir.
 
Di pasar internasional lainnya, J&T Express mencatat pertumbuhan nan semakin pesat pada kuartal II 2026. Volume pengiriman mencapai 211 juta paket, meningkat 136,5% dibandingkan periode nan sama tahun lampau (yoy), dengan rata-rata 2,3 juta paket per hari. Laju pertumbuhan tahunan (yoy) tersebut juga lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.
 
Seiring dengan ekspansi upaya tersebut, hingga 30 Juni 2026 jumlah outlet J&T Express di pasar internasional lainnya bertambah sekitar 700 outlet dibandingkan akhir 2025, sehingga total outlet sekarang mencapai 2.700 outlet. Pada periode nan sama, jumlah pusat sortir (sorting center) juga meningkat 8 unit menjadi 52 pusat sortir, sehingga semakin memperkuat kapabilitas operasional untuk mendukung pertumbuhan upaya nan berkembang di beragam pasar tersebut. (E-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia