
Episode 2 kali ini datang dengan format mini drama dengan suasana SPBU Pertamina dan Bright Store by Pertamina. Format ini dipilih agar lebih menarik perhatian generasi muda, termasuk Gen Z nan lebih mengenal SPBU dan Bright Store.

Pertamina Talks Episode 2 dipandu Duo Bahlul, duo komedi dan podcaster nan beranggotakan Sahil Mulachela dan Kamal Rasyid. Keduanya dikenal dengan style pembawaan nan ringan, spontan, dan dekat dengan keseharian.

Dalam bagian ini, dijelaskan bahwa minyak jelantah alias minyak goreng jejak rupanya bisa menghasilkan cuan. Pertamina menyediakan akomodasi UCollect Box nan memungkinkan masyarakat menukarkan minyak jelantah sekaligus mendapatkan bayaran.

Selain menghasilkan cuan, pengumpulan minyak jelantah juga membantu mengurangi akibat terhadap lingkungan.

Sementara itu, Sustainable Energy Expert sekaligus pendiri Komodo Water, Shana Fatina, mengatakan skema tersebut merupakan bagian dari konsep ekonomi sirkular.

Dalam kesempatan nan sama, Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menjelaskan Pertamina (Persero) terus mendorong pemanfaatan minyak jelantah alias minyak goreng jejak untuk produksi Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Bahan bakar pesawat ini sudah digunakan beragam maskapai baik domestik maupun internasional.

Meski mengusung konsep nan lebih ringan dan fun, Pertamina Talks Episode 2 tetap membawa topik utama seputar transformasi sektor energi, komitmen keberlanjutan (sustainability) Pertamina, serta kesempatan green jobs bagi generasi muda.

Melalui Pertamina Talks Episode 2, masyarakat khususnya generasi muda diajak untuk mengenal lebih dekat transformasi sektor daya sekaligus memandang kesempatan baru di bagian daya berkelanjutan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·