Pemain Persita Tangerang Bae Sin Yeong(persitafc.com)
KEBERSAMAAN panjang antara Persita Tangerang dan gelandang jagoan mereka, Bae Sin Yeong, akhirnya mencapai titik akhir. Klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pemain asal Korea Selatan itu setelah lima musim penuh dedikasi di kancah sepak bola Indonesia.
Melalui pernyataan resmi klub, Kamis (11/6), manajemen Persita menyampaikan apresiasi mendalam atas loyalitas nan ditunjukkan oleh pemain berumur 34 tahun tersebut. Selama separuh dekade, Bae Sin Yeong telah menjadi pilar tak tergantikan di lini tengah tim nan bermarkas di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
"Manajemen Persita Tangerang menyampaikan rasa terima kasih nan sebesar-besarnya kepada Bae Sin Yeong atas segala kontribusi, profesionalisme, dan loyalitasnya selama lima tahun berbareng klub," tulis pernyataan resmi Persita.
Simbol Nomor Punggung 33
Bae Sin Yeong bukan sekadar pemain asing bagi publik Tangerang. Mengenakan nomor punggung 33, dia dikenal sebagai petarung nan mempunyai etos kerja tinggi. Pihak klub apalagi menegaskan bahwa nomor tersebut bakal selalu mempunyai tempat spesial dalam sejarah tim.
"Nomor punggung 33 nan dia kenakan bakal selalu dikenang sebagai simbol kerja keras dan ketulusan seorang pejuang di lini tengah Pendekar Cisadane," tambah pernyataan tersebut.
Selama lima musim berseragam ungu, pemain kelahiran Gimcheon, 11 Juni 1992 ini mencatatkan statistik nan impresif. Ia menjadi salah satu pemain asing dengan masa hormat terlama di satu klub di era Liga 1 saat ini.
Statistik Bae Sin Yeong di Persita Tangerang:
| Penampilan | 148 Pertandingan |
| Gol | 6 Gol |
| Assist | 10 Assist |
| Durasi Kontrak | 5 Musim |
Sosok nan Menyatu dengan Tangerang
Di luar urusan teknis di lapangan hijau, Bae Sin Yeong dikenal sebagai pribadi nan hangat dan sangat mudah beradaptasi dengan budaya lokal. Kedekatannya dengan suporter Persita menjadi kunci kenapa dia bisa memperkuat lama di kejuaraan kasta tertinggi Indonesia nan dikenal kompetitif.
Bae sering mengungkapkan bahwa support militan dari suporter di tribun adalah bahan bakar utamanya untuk tampil maksimal. Perjalanan kariernya nan dimulai dari Suwon FC di K League 2 pada 2015, hingga akhirnya menjadi legenda di Tangerang, membuktikan kualitas dan mentalitasnya sebagai pemain profesional.
Hingga buletin ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai pelabuhan baru bagi Bae Sin Yeong untuk musim depan. Namun, warisan kerja keras nan dia tinggalkan di lini tengah Pendekar Cisadane dipastikan bakal susah dilupakan oleh para fans setia Persita. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·