
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Foto: Instagram/officialpersebaya)
SAMARINDA – Persebaya Surabaya harus pulang dengan kepala tertunduk setelah digilas Borneo FC dengan skor telak 1-5 di pekan ke-25 Super League 2025-2026.. Menanggapi hasil minor tersebut, pembimbing Persebaya, Bernardo Tavares menegaskan bakal segera melakukan bedah strategi dan pertimbangan menyeluruh terhadap performa skuad Bajul Ijo agar hasil serupa tidak terulang kembali.
Pertemuan kedua tim itu dalam lanjutan Super League 2025-2026. Laga itu dimaksimalkan di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu 7 Maret 2026 malam WIB.
Bernardo Tavares mengakui Borneo FC tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan nan didapat sepanjang laga. Menurutnya, Persebaya sebenarnya juga bisa menciptakan sejumlah peluang, tetapi hanya sukses mengonversinya menjadi satu gol.
“Kami juga punya beberapa peluang, tetapi hanya bisa mencetak satu gol. Sekarang kami kudu memandang kembali pertandingan ini dan menganalisis apa nan sebenarnya terjadi,” kata Bernardo Tavares dilansir Persebaya, Senin (9/3/2026).
Borneo FC vs Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@borneofc.id)
1. Analisis Strategi nan Tak Berjalan
Pelatih asal Portugal itu mengatakan timnya sudah bekerja keras sepanjang 90 menit permainan. Namun, hasil akhir memang tidak sesuai harapannya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin bola lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·