Liputan6.com, Jakarta - Satu per satu tenaga kesehatan (nakes) mengomentari curhatan Yurizal, seorang pasien BPJS mengenai penanganan di sebuah rumah sakit meminta maaf. Komentar para nakes itu sebelumnya viral di media sosial lantaran dianggap nirempati terhadap keluhan disampaikan Yurizal sebelum meninggal dunia.
Salah satu nakes itu berjulukan Widhiyarini Pangestika. Dia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah komentarnya terhadap almarhum Yurizal.
"Assalamualaikum wr. wb, saya Widhiyarini Pangestika. Dengan kerendahan hati saya, menyampaikan turut bersungkawa cita nan sedalam-dalamnya atas meninggalnya Almarhum Yurizal. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisinya dan family ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan," tulis Widhiyarini melalui unggahan di akun Threads pribadinya, dikutip, Rabu (5/8/2026).
Dalam pengakuannya, Widhiyarini menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada family almarhum atas kementarnya nan menambah kesedihan family nan sedang berduka.
"Saya mengakui komentar saya tidak layak dan tidak menujukkan etika, empati maupun profesionalisme sebagai seorang tenaga kesehatan," kata dia.
Bukan hanya ke family almarhum Yurizal, Widhiyarini juga menyampaikan permohonan maaf kepada lembaga tempatnya bekerja akibat ulahnya berakibat terhadap gambaran dan kepercayaan masyarakat. Dia mengaku menyesal dan siap bertanggung jawab akibat kesalahan pribadinya tersebut.
"Saya menyesal atas perbuatan nan telah saya lakukan, saya berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut dan bakal menjaga sikap, tutur kata, serta perilaku saya. Saya berambisi family berkenan memberikan maaf atas kekhilafan nan telah saya lakukan," pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·