Taufik Fajar
, Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |16:18 WIB

Listrik (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kebutuhan listrik di Asia Tenggara melonjak lebih sigap dibandingkan pembangunan prasarana transmisi terpusat. Kondisi ini mendorong perlunya sistem kelistrikan nan lebih elastis melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terdistribusi dan teknologi penyimpanan baterai alias Battery Energy Storage System (BESS).
Isu tersebut menjadi sorotan dalam forum berjudul Distributed Power Generation and Battery Energy Storage nan digelar Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) berbareng Tenggara Strategics di Bangkok Climate Action Week (BKKCAW) 2026. Forum nan berjalan di Movenpick BDMS, Bangkok, itu membahas solusi untuk mempercepat transisi daya di area Asia Tenggara.
Forum tersebut menyoroti pergeseran tantangan transisi energi. Harga teknologi surya dinilai bukan lagi hambatan utama, melainkan kesiapan sistem kelistrikan dalam menyerap, menyimpan, dan menyalurkan daya secara efisien.
Kombinasi PLTS atap, pembangkit surya untuk sektor komersial, serta jaringan listrik mini nan dilengkapi BESS dinilai dapat menjadi solusi. Sistem tersebut berkarakter modular sehingga dapat dibangun lebih sigap dibandingkan pengembangan prasarana kelistrikan berskala besar.
Ketua Umum AESI Mada Ayu Habsari mengatakan, transisi daya perlu mengedepankan inklusi sosial sekaligus memperkuat ketahanan energi, termasuk melalui sasaran kapabilitas daya surya 100 gigawatt peak (GWp) di Indonesia.
"Inklusi sosial dan ketahanan daya adalah semangat dari sasaran 100GWp, termasuk menghadirkan daya melalui program elektrifikasi desa," ujar Mada melalui keterangan resminya, Jumat (9/10/2026).

Menurut dia, sebagian besar desa terpencil berjuntai pada sektor pertanian dan perikanan lokal. Pemanfaatan PLTS untuk mendukung aktivitas produktif masyarakat dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses listrik sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Mada menambahkan, tantangan pengembangan daya terbarukan di Asia Tenggara mempunyai kesamaan, mulai dari penyesuaian regulasi, proses perizinan, hingga struktur perjanjian proyek.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·