Perlukah Parenting dengan Reward dan Punishment untuk Anak?

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Perlukah Parenting dengan Reward dan Punishment untuk Anak?

Ilustrasi reward and punishment untuk anak. (Foto: dok Freepik)

JAKARTA - Parenting alias style mendidik anak dari setiap orangtua tentu berbeda. Untuk sebagian generasi milenial merasa pernah dididik dalam parenting VOC. Maksudnya adalah langkah mendidik dengan keras dan tegas, sehingga anak menjadi lebih penurut dan mengerti batasannya.

Meski begitu, tak sedikit orangtua nan punya langkah mendidik dengan memberikan reward dan punishment. Cara tersebut dinilai efektif untuk beberapa anak, lantaran dengan begitu anak jadi lebih bisa diarahkan.

Menurut akun TikTok @naa_dosen, seorang pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan tutor bimbel, menyatakan bahwa dirinya sangat setuju dengan langkah mendidik memberikan reward dan punishment untuk anak. 

Menurutnya, reward itu membikin anak merasa dihargai. Reward alias bingkisan itu tak selalu benda. Tapi ketika orangtua bisa memberi pujian dari apa nan telah dilakukan oleh anak itu sudah menjadi bingkisan nan luar biasa.

“Contohnya anak mau membuang sampah pada tempatnya, di mana perilaku tersebut adalah perilaku nan positif, maka orangtua bisa memberikan reward berupa pujian, seperti ucapan terima kasih lantaran sudah melakukan kebaikan untuk dirinya sendiri dan lingkungan,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com