Perkuat Konektivitas di RI, Pelabuhan Tanjung Uban Dikembangkan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Perkuat Konektivitas di RI, Pelabuhan Tanjung Uban Dikembangkan

Ilustrasi Perkuat Konektivitas di RI, Pelabuhan Tanjung Uban Dikembangkan (Foto: ASDP)

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memulai pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Hal ini melalui pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapabilitas Dermaga 1.

Dengan pembangunan ini bakal memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi area kepulauan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban merupakan langkah strategis untuk menjawab pertumbuhan mobilitas masyarakat dan pengedaran logistik nan terus meningkat di wilayah kepulauan. 

“Setiap dermaga nan kami bangun bukan sekadar prasarana fisik, melainkan penghubung beragam kesempatan ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, dan peningkatan daya saing daerah," ujarnya saat seremoni groundbreaking pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapabilitas Dermaga 1 dikutip dari keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

"Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam mewujudkan visi We Bridge the Nation, menghubungkan wilayah sekaligus membuka akses terhadap pertumbuhan nan lebih inklusif,” ujar Heru.

Dalam proyek tersebut, ASDP membangun Dermaga 2 sepanjang 119,48 meter nan dirancang melayani kapal hingga 1.000 Gross Tonnage (GRT). Dermaga ini bakal dilengkapi movable bridge berkapasitas 80 ton guna memperlancar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang. 

Secara bersamaan, kapabilitas Dermaga 1 juga ditingkatkan melalui penguatan prasarana dan akomodasi sandar sehingga bisa melayani kapal hingga 2.000 GRT dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter.

Saat ini Pelabuhan Tanjung Uban melayani tiga lintasan penyeberangan, dengan lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur sebagai salah satu rute tersibuk. Pada lintasan tersebut, ASDP mengoperasikan KMP Tanjung Burang dan KMP Baru untuk melayani pergerakan penumpang dan kendaraan antarwilayah.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Uban telah melayani 301.221 penumpang dan 131.684 kendaraan. Tingginya trafik tersebut menjadi dasar krusial pengembangan kapabilitas pelabuhan agar jasa semakin lancar, aman, nyaman, dan efisien.

“Sebagai operator penyeberangan nan andal, kami memastikan setiap tahapan pembangunan melangkah dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkepanjangan di Kepulauan Riau,” kata Heru.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com