Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Sukabumi Gandeng Praktisi Media

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Sukabumi Gandeng Praktisi Media Dua narasumber nan merupakan praktisi pers dihadirkan pada sosialisasi penguatan kegunaan kehumasan nan digelar Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Sukabumi, Jawa Barat.(Dok Istimewa)

KANTOR Imigrasi Kelas I Non-TPI Sukabumi, Jawa Barat, memperkuat komitmen keterbukaan info publik dengan menggandeng insan pers guna meningkatkan kualitas komunikasi dengan masyarakat. Langkah strategis ini diwujudkan melalui sosialisasi penguatan kegunaan kehumasan nan menghadirkan praktisi media sebagai narasumber pada Rabu (21/10).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Sukabumi, Henki Irawan, menegaskan bahwa kehumasan mempunyai peran vital dalam membangun gambaran lembaga dan menjaga kepercayaan publik. Ia menekankan bahwa tanggung jawab komunikasi tidak hanya bertumpu pada petugas humas, melainkan melekat pada seluruh pegawai.

"Kehumasan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan garda terdepan nan membentuk wajah lembaga kita di mata masyarakat," ujar Henki dalam sambutannya.

Menurut Henki, setiap interaksi, mulai dari penyampaian informasi, respons terhadap pertanyaan publik, hingga kualitas pelayanan harian, secara langsung memengaruhi persepsi masyarakat. Di era digital, seluruh jejeran imigrasi dituntut meningkatkan keahlian komunikasi agar info nan disampaikan akurat, transparan, dan mudah diakses.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber ahli, ialah Pemimpin Redaksi Voiceindonesia.co, Anton Sahadi, dan praktisi komunikasi Rojaul Huda. Keduanya membagikan perspektif mengenai strategi komunikasi publik, manajemen informasi, serta pola hubungan ideal antara media dan lembaga pemerintah.

Henki menilai latar belakang kedua narasumber sangat relevan. Anton Sahadi mempunyai rekam jejak dalam kewartawanan investigasi, manajemen media digital, hingga penanganan rumor pekerja migran Indonesia. Sementara Rojaul Huda mempunyai skill dalam komunikasi strategis dan hubungan pemangku kepentingan.

"Penguatan kegunaan kehumasan ini menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Sukabumi meningkatkan kualitas pelayanan publik nan sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," tambah Henki.

Dalam pemaparannya, Anton Sahadi menekankan pentingnya kerjasama berkepanjangan antara pers dan pemerintah. Ia mengingatkan bahwa hubungan dengan media tidak boleh hanya dibangun saat terjadi krisis, melainkan melalui koordinasi rutin nan proaktif.

"Kami mendorong terbangunnya koordinasi rutin melalui jalur komunikasi nan jelas dan responsif, sehingga tercipta ekosistem komunikasi publik nan proaktif. Pers nan pandai melahirkan masyarakat nan mengerti hukum, Imigrasi nan transparan melahirkan pelayanan nan prima," tegas Anton.

Acara ditutup dengan obrolan interaktif mengenai teknik menghadapi sorotan media dan penyampaian klarifikasi. Melalui penguatan ini, Kantor Imigrasi Sukabumi berambisi kemitraan dengan media dapat terjalin konsisten demi mendukung transparansi dan pelayanan prima bagi masyarakat. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑