Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |19:35 WIB

Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Pertamina Usulkan Pemblokiran 5.000 Pelat Nomor (Foto: Pertamina Patra Niaga)
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi di Sumatera Barat untuk memastikan pengedaran melangkah sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Pengawasan dilakukan berbareng Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang.
Dalam sidak tersebut, tim memeriksa proses penyaluran BBM subsidi, kesesuaian transaksi, penggunaan QR Code, kondisi sarana dan prasarana, serta kepatuhan lembaga penyalur terhadap ketentuan nan berlaku.
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat Helmi Heriyanto, perwakilan Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Barat Kompol Firdaus, dan Sales Area Manager Retail Sumatera Barat Pertamina Patra Niaga Fakhri Rizal Hasibuan.
Hasil pemantauan menunjukkan operasional dan pelayanan kepada masyarakat di SPBU nan diperiksa melangkah normal.
Tim juga menemukan indikasi kendaraan dengan nomor polisi nan tidak sesuai saat melakukan pengisian BBM subsidi. Namun, SPBU tidak melayani pengisian kendaraan tersebut lantaran tidak memenuhi ketentuan.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, pengawasan penyaluran BBM subsidi memerlukan sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan abdi negara penegak hukum.
“Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan, baik melalui pemeriksaan langsung di lapangan maupun pemanfaatan sistem digital, untuk memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai ketentuan dan diterima oleh masyarakat nan berhak. Kolaborasi dengan pemerintah wilayah dan abdi negara penegak norma juga terus kami lakukan untuk memastikan setiap indikasi pelanggaran dapat ditindaklanjuti secara tepat,” ujar Kitty, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Sepanjang 2026, Sales Area Retail Sumatera Barat telah menjatuhkan 31 hukuman berupa pembinaan dan penghentian sementara pasokan kepada lembaga penyalur nan terbukti melakukan pelanggaran dalam penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).
Pertamina Patra Niaga juga telah mengusulkan permintaan pemblokiran terhadap sekitar 5.000 nomor polisi kendaraan nan terindikasi melakukan pembelian BBM secara berulang. Selain itu, perusahaan mengusulkan permintaan penghapusan info terhadap ribuan nomor polisi nan terindikasi melakukan pola pembelian tidak sesuai ketentuan.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·