Perjuangan Guru Honorer di NTT: Lintasi Hutan ke Sekolah, Digaji Rp 150 Ribu
Seorang pembimbing honorer Yustina Yuniarti melangkah menuju SDK Wukur di Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Flores, NTT. Foto: kumparan
Digaji Rp 150 Ribu per Bulan
Seorang pembimbing honorer Yustina Yuniarti melangkah menuju SDK Wukur di Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Flores, NTT. Foto: kumparan
“Banyak orang tidak mau mengajar di sini lantaran kondisi jalan dan finansial nan tidak memungkinkan. Namun, kami memperkuat lantaran panggilan hati,” tuturnya.
Keterbatasan Fasilitas
Seorang pembimbing honorer Yustina Yuniarti melangkah menuju SDK Wukur di Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Flores, NTT. Foto: kumparanSeorang pembimbing honorer Yustina Yuniarti melangkah menuju SDK Wukur di Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Flores, NTT. Foto: kumparan