Perempuan Tewas Pakai Senpi Polisi, Menantu Panitera PT Medan

Sedang Trending 57 menit yang lalu

MEDAN, CNN Indonesia --

Seorang perempuan ditemukan tewas di Kompleks Bumi Asri Medan, Sumatera Utara (Sumut) diduga mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api (senpi) milik mantan suaminya nan merupakan personel Polsek Medan Sunggal, Bripka IH.

YH--Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Medan--yang merupakan pemilik rumah tempat kejadian perkara (TKP) mengaku terkejut dengan peristiwa itu. Saat kejadian jelek terhadap menantunya itu terjadi, dia mengaku sedang berada di Jakarta.

"Saya lagi berduka. Saya juga terkejut dengan kejadian ini. Waktu itu posisi saya lagi di luar kota. Jadi saya tak bisa bercerita soal kejadian ini. Terserah kalian [wartawan] mau foto rumah saya," ungkap YH nan mengenakan kaos hijau saat ditemui wartawan, Senin (3/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia pun mengonfirmasi soal status korban dan kaitan dengan dirinya selaku empunya rumah.

"Kalo Anda mendengar dari penduduk sekitar menantu nan meninggal bumi itu, benar, Saya cukup terkejut mendapatkan berita soal menantu saya meninggal dunia," kata YH.

Terpisah, Kepala Lingkungan (Kepling) VIII Kelurahan Cinta Damai, Sulaiman mengatakan dirinya pertama kali mendapat info mengenai kejadian itu dari pihak Polsek Medan Helvetia sekitar pukul 17.30 WIB.

"Peristiwa pertama info nan kita dapat itu kita ditelepon oleh Polsek Helvetia pada pukul 17.30 WIB. Bahwasanya ada aktivitas lah gitu nan mencurigakan ya," ujar Sulaiman.

Tidak lama kemudian, petugas kepolisian mendatangi letak untuk melakukan pengecekan. Menurut Sulaiman, saat dirinya tiba sekitar satu jam setelah mendapat telepon dari polisi, letak sudah dipenuhi abdi negara kepolisian dan petugas forensik.

"Jadi saat itu kita ditelepon minta share lock aja. Kemudian kita datang satu jam setelah itu. Tapi polisi udah ramai di situ. Kalau info nan kita dapat di situ, bunuh diri di lantai 2," ucapnya.

Saat itu, kata dia, jenazah korban tengah dievakuasi ke ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Saya datang semalam itu tim forensik udah ada, polisi udah komplit semua, mayit lagi dimasukkan ke ambulans untuk dibawa ke RS Bhayangkara Medan," urainya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol FerryWalintukan mengatakan L dan Bripka IH sudah berpisah sejak 2022.

"Statusnya mantan istri, jadi mereka sudah bercerai," ujarnya.

Ferry menyebut kehadiran L ke rumah Bumi Asri Medan tersebut untuk berjumpa dengan mantan suaminya itu.

"Jadi keduanya bukan lagi berstatus suami istri. Jadi kasusnya ditangani Polrestabes Medan," ucapnya.

Meskipun demikian, Ferry menambahkan Bripka IH telah diperiksa Propam Polda Sumut.

"Masih diperiksa Propam, kita tetap dalami. Untuk mantan suaminya tetap dalam pemeriksaan," ujarnya.

Polda Sumut juga telah menerima hasil pemeriksaan laboratorium forensik mengenai penyebab kematian L. Sejauh ini pihaknya menduga korban meninggal akibat mengakhiri hidup dengan menggunakan senjata api milik mantan suaminya.

"Hasil dari laboratorium forensik kita, ya dia memang bunuh diri, terjadi bunuh diri," sebut Ferry.

Disclaimer Kesehatan Mental - rev1

(fne/kid)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional