Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Metro Jaya menyebut korban wanita nan ditendang hingga jatuh tersungkur oleh RS (44) di mal Senayan City, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan interogator telah memeriksa korban mengenai tindakan penendangan tersebut. Ia menyebut dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban mengalami syok alias trauma.
"Ini memang kudu kita pahami bahwa kita menyampaikan empati juga mengenai tentang kejadian ini mengakibatkan syok, mengakibatkan trauma bagi korban saat ini," ujarnya dalam konvensi pers, Jumat (18/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan saat ini korban juga telah diberikan pendampingan trauma healing dari Polda Metro Jaya untuk mengatasi trauma nan timbul.
"Kita juga bakal memandang kondisi korban, apakah dari tersungkur pada saat ditendang ada luka-luka, ada personil tubuh nan cedera, ataupun traumatik nan dialami oleh korban," tuturnya.
Lebih lanjut, Budi mengatakan interogator Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya tetap memeriksa pelaku secara intensif untuk mengetahui motif penendangan tersebut.
"Apa peristiwanya, apa penyebab nan berkepentingan melakukan penendangan terhadap seorang korban wanita di tempat area makan salah satu mal di wilayah Jakarta Pusat. Ini tetap proses didalami, termasuk penyelidik dan interogator juga sudah meminta keterangan dari korban," jelasnya.
Sebelumnya Polda Metro Jaya menangkap laki-laki berinisial R (44) nan menendang wanita dari belakang saat sedang mengantri makanan di Mal Senayan City.
Kasubdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim mengatakan pelaku ditangkap petugas di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (18/9), sekitar pukul 03.55 WIB.
Ia menjelaskan saat ini pelaku telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Abdul mengaku pihaknya tetap mendalami kronologi kejadian hingga motif penendangan pelaku.
"Yang berkepentingan telah diamankan. Saat ini interogator tetap mengumpulkan peralatan bukti serta mendalami kronologi dan motif kejadian," ujarnya dalam keterangan tertulis.
(tfq/dal)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·