Percepat Ekspansi Mitra, Gaming, Investasi, dan Ritel Usai Transformasi Bisnis

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Percepat Ekspansi Mitra, Gaming, Investasi, dan Ritel Usai Transformasi Bisnis Anak-anak bermain gim di aktivitas di Kantor Agate Game, Bandung, Jawa Barat. Gaming menjadi salah satu jagoan Bukalapak.(Antara)

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mempercepat pengembangan empat lini upaya utama, ialah Mitra Bukalapak, Gaming, Investasi, dan Ritel, sebagai bagian dari strategi transformasi perusahaan menuju pertumbuhan nan berkepanjangan dan profitabilitas jangka panjang.

Langkah tersebut dilakukan setelah perusahaan menghentikan penjualan produk bentuk melalui aplikasi dan situs web sejak awal 2025. Fokus baru ini diarahkan untuk memperkuat esensial upaya dan mengoptimalkan segmen nan mempunyai prospek pertumbuhan serta jalur profitabilitas nan lebih jelas.

Corporate Secretary BUKA, Cut Fika Lutfi, mengatakan transformasi nan dijalankan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pasar digital nan semakin dinamis.

“Transformasi ini mencerminkan upaya manajemen untuk memastikan bahwa setiap segmen upaya tetap relevan dengan dinamika pasar nan terus berkembang, sekaligus memberikan akibat ekonomi nan lebih kuat,” ujar Cut Fika Lutfi dalam keterangan resmi, Rabu (24/6).

Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif pada keahlian finansial perusahaan. Sepanjang 2025, BUKA membukukan pendapatan sebesar Rp6,5 triliun alias tumbuh sekitar 46 persen dibandingkan Rp4,5 triliun pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut bersambung pada kuartal pertama 2026. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp2,4 triliun alias meningkat 63% dibandingkan periode nan sama tahun lampau nan mencapai Rp1,5 triliun.

KEBERHASILAN TRANSFORMASI
Selain pertumbuhan pendapatan, perusahaan juga sukses membukukan Adjusted EBITDA positif sebesar Rp4 miliar pada kuartal I 2026. Capaian tersebut berbalik dari posisi negatif Rp20 miliar pada kuartal I 2025 dan menjadi salah satu parameter keberhasilan transformasi upaya nan dijalankan.

Salah satu pilar utama pertumbuhan perusahaan berasal dari segmen Mitra Bukalapak. Melalui platform online-to-offline (O2O), perusahaan memberdayakan pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pemilik warung dan pemasok perorangan, melalui beragam jasa digital.

Mitra Bukalapak menyediakan beragam produk virtual seperti pulsa, paket data, token listrik, hingga voucher permainan digital. Model upaya tersebut memungkinkan warung tradisional beralih bentuk menjadi pusat jasa digital nan lebih modern dan terintegrasi.

Di sisi lain, segmen Gaming nan beraksi melalui Multi Realm Games (MRG) saat ini menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi perusahaan. MRG menaungi sejumlah platform seperti Lapakgaming dan itemku nan menyediakan jasa top-up gim, voucher digital, serta marketplace berbasis customer-to-customer (C2C).

Perusahaan menyebut sistem escrow nan diterapkan pada platform tersebut bisa meningkatkan keamanan transaksi dan membangun kepercayaan organisasi gim. MRG juga terus memperluas jangkauan pasar melalui beragam kerjasama strategis di tingkat nasional maupun internasional.

PLATFORM BMONEY
Pada sektor investasi, BUKA mengembangkan platform BMoney nan telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Platform ini menawarkan beragam instrumen investasi, mulai dari reksa dana, saham, obligasi hingga emas.

Hingga saat ini, BMoney mengelola biaya kelolaan alias assets under management (AUM) sebesar Rp6 triliun dan telah digunakan oleh lebih dari satu juta investor. Perseroan menyebut platform tersebut juga sukses mencatatkan profitabilitas secara konsisten.

Sementara itu, segmen ritel difokuskan pada produk fesyen dan style hidup. Perusahaan menjalin kerja sama dengan sejumlah merek internasional seperti ADLV, National Geographic, dan LifeWork, serta mengembangkan beragam merek internal untuk memperkuat posisi di pasar.

Melalui konsentrasi pada empat segmen upaya tersebut, BUKA optimistis dapat meningkatkan kontribusi masing-masing unit upaya terhadap keahlian perusahaan secara keseluruhan. Perseroan juga menargetkan penguatan daya saing dan keberlanjutan upaya di tengah persaingan industri digital nan semakin ketat.

Dengan model upaya nan lebih terarah, perusahaan berambisi dapat menciptakan pertumbuhan nan sehat sekaligus memperkuat fondasi upaya untuk jangka panjang. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia