Bogor -
Eskalator skybridge alias jembatan di Stasiun Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, sudah meninggal nyaris satu tahun. Pemkab Bogor berharap Desember sudah bisa diperbaiki.
"InsyaAllah tahun ini, akhir tahun. Diharapkan awal Desember sudah beres," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, Kamis (15/10/2026).
Bayu mengatakan eskalator tersebut memang sengaja untuk tidak difungsikan sementara waktu. Sebab cemas menimbulkan gangguan keselamatan pengguna KRL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya kita mau memperbaiki tahun ini. Eskalatornya tidak difungsikan dulu, lantaran jika difungsikan cemas justru bakal menimbulkan gangguan keselamatan," jelasnya.
Sebelumnya, eskalator di skybridge alias jembatan nan menjadi akses masuk dan keluar Stasiun Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, mati. Satu eskalator disebut sudah meninggal nyaris setahun, sedangkan eskalator lain meninggal sejak pekan lalu.
Pantauan detikcom di lokasi, dua eskalator nan meninggal itu berada di sisi dekat peron. Sedangkan eskalator nan berada di sisi dekat Terminal Bojonggede terlihat aktif.
Petugas tampak meletakkan papan peringatan dan barier di depan eskalator nan mati. Pengguna KRL terlihat melangkah kaki menggunakan jalur difabel untuk naik ke skybridge alias turun ke peron.
Petugas di letak menyebut satu eskalator sudah meninggal sejak Januari 2026. Sedangkan eskalator satu lagi meninggal sejak Kamis lalu.
Kondisi eskalator nan meninggal itu dikeluhkan banyak pengguna KRL nan naik dan turun di Stasiun Bojonggede. KAI Commuter sempat menjawab keluhan salah seorang penumpang lewat akun Threads resminya.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan nan Kakak alami. Perbaikan akomodasi eskalator di area Skybridge Stasiun Bojong Gede merupakan kewenangan dari pemerintah wilayah setempat. Namun, laporan Kakak Karel teruskan kepada unit terkait, ya. Terima kasih," tulis KAI Commuter.
(rdh/dwr)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·