Tangerang, CNN Indonesia --
Seorang perawat di Klinik Gigi King Dental, Jalan Raya Regency, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, menjadi korban penusukan nan diduga dilakukan oleh seorang pasien, Sabtu (30/5) sore.
Akibat kejadian tersebut, korban berjulukan Vero mengalami lima luka tusuk di sejumlah bagian tubuh dan kudu menjalani perawatan intensif di rumah sakit lantaran kehilangan banyak darah. Sementara itu, pelaku berinisial MA sukses diamankan penduduk sebelum diserahkan kepada polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa penusukan itu terekam kamera pengawas (CCTV) klinik. Dalam rekaman, sejumlah pegawai terlihat panik setelah mendengar teriakan korban nan meminta pertolongan. Pelaku juga tampak mondar-mandir sembari membawa sebilah pisau sesaat setelah kejadian.
Teriakan korban mengundang perhatian penduduk sekitar nan kemudian membantu mengamankan pelaku hingga petugas kepolisian tiba di lokasi.
Wakil Kepala Polsek Jatiuwung, AKP Yoto, mengatakan pelaku awalnya datang ke klinik untuk menjalani tindakan pembersihan karang gigi. Setelah proses perawatan selesai, pelaku meminta izin menggunakan toilet dan diantar oleh korban.
Namun, sesaat setelah keluar dari toilet, pelaku memanggil korban dengan argumen mau menyampaikan sesuatu. Ketika korban mendekat, pelaku diduga langsung mengeluarkan pisau dari dalam tas nan dibawanya dan melakukan penusukan secara berulang.
"Kasus penusukan itu sudah kita tangani dan tetap dalam penyelidikan. Jadi pelaku ini berada di klinik gigi untuk melakukan perawatan karang gigi. Kemudian pelaku meminta diantar ke toilet, lampau langsung menusuk perawat tersebut," kata Yoto.
Menurut Yoto, korban mengalami lima luka tusuk nan tersebar di kedua tangan, punggung, perut, dan pundak.
"Kalau dilihat dari kondisi korban, ada lima tusukan. Masih kita dalami," ujarnya.
Hingga kini, polisi tetap menyelidiki motif pelaku melakukan penusukan serta mendalami kronologi komplit peristiwa nan menggegerkan penduduk tersebut.
(dod/ugo)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·