"Perang Baru" AS Makan Korban Lagi di Sini, Total 185 Orang Tewas

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) kembali melanjutkan klaim perangnya terhadap narkoba di Amerika dan Pasifik. Senin (27/4/2026), militer AS mengatakan bahwa tiga orang tewas ketika mereka menyerang sebuah kapal nan "terlibat dalam operasi perdagangan narkoba" di Samudra Pasifik Timur.

Serangan terbaru ini meningkatkan jumlah korban tewas dalam kampanye AS menjadi setidaknya 185 orang, menurut kalkulasi nan dikumpulkan oleh AFP. Sebelumnya puluhan serangan serupa telah dilancarkan tanpa pandang bulu oleh AS, dalam beberapa bulan terakhir.

"Kapal nan diserang dioperasikan oleh Organisasi Teroris nan Ditunjuk," kata Komando Selatan (SOUTHCOM) militer AS.

"Intelijen mengkonfirmasi kapal tersebut sedang melintasi rute perdagangan narkoba nan dikenal".

Sebenarnya, pemerintahan Trump belum memberikan bukti pasti bahwa kapal-kapal nan telah mereka serang sejak September terlibat dalam perdagangan narkoba. Hal ini memicu perdebatan tentang legalitas operasi tersebut.

Para mahir norma dan golongan kewenangan asasi manusia beranggapan bahwa serangan tersebut dapat dianggap sebagai pembunuhan di luar norma lantaran tampaknya menargetkan penduduk sipil nan tidak menimbulkan ancaman langsung bagi Amerika Serikat. Dalam unggahan X-nya pada hari Minggu, SOUTHCOM mengatakan bahwa tidak ada pasukan militer AS nan terluka dalam operasi tersebut.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News