Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 12 Februari 2026 |19:04 WIB

Agen asuransi memegang peran strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi finansial di Indonesia. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA – Agen asuransi memegang peran strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi finansial di Indonesia. Mereka tidak hanya berfaedah sebagai tenaga pemasar, tetapi juga sebagai konsultan nan membantu masyarakat memahami akibat dan memilih perlindungan nan sesuai dengan kebutuhan.
Penguatan kapabilitas dan profesionalisme pemasok menjadi konsentrasi krusial dalam menghadapi dinamika industri asuransi nan terus berkembang. Agen dianggap sebagai mitra strategis nan membantu masyarakat mengambil keputusan finansial nan lebih tepat dan bertanggung jawab.
Sepanjang tahun 2025, saluran pengedaran pemasok asuransi mencatat pertumbuhan signifikan, baik dari sisi volume premi maupun kualitas pengelolaan risiko. Beberapa perusahaan sukses menekan nomor klaim secara signifikan, menunjukkan perbaikan dalam pengelolaan akibat dan kualitas layanan.
“Peran pemasok merupakan bagian dari tanggung jawab berbareng dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan asuransi,” ujar Chief Distribution Officer Asuransi Tokio Marine Indonesia, Heryudi, Kamis (12/2/2026).
Dedikasi para pemasok menjadi prioritas, dengan peningkatan jumlah pemasok baru nan memperluas jangkauan jasa perlindungan bagi masyarakat. Beberapa perusahaan juga memberikan program penghargaan bagi pemasok berprestasi serta insentif untuk memotivasi profesionalisme layanan.
Memasuki 2026, beragam inisiatif strategis diperkenalkan untuk meningkatkan kapabilitas pemasok secara menyeluruh. Langkah ini mencakup penguatan sumber daya manusia melalui program training dan pembimbingan agar pemasok tampil lebih adaptif dan komprehensif dalam menghadapi perubahan pasar.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·