Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, pemerintah tetap menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengenai penyebab tabrakan KA Argo Bromo dengan Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur.
AHY memastikan investigasi bakal dilakukan secara menyeluruh dan transparan, mengingat kejadian ini melibatkan banyak pihak serta menjadi perhatian publik luas.
"Ini bakal diinvestigasi secara menyeluruh. KNKT tadi sudah menyanggupi bakal melakukan investigasi secara menyeluruh," ujar AHY kepada wartawan di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).
Ia juga meminta agar hasil investigasi nantinya dibuka secara transparan kepada publik, sekaligus menjadi bahan pembelajaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
"Saya minta transparan, terbuka, bisa dijelaskan kepada publik. Karena ini juga kudu ada aspek edukasinya," tegas dia.
Menanggapi dugaan awal mengenai kemungkinan gangguan persinyalan sebagai penyebab kecelakaan, AHY belum mau berspekulasi. Ia menekankan pentingnya menunggu laporan resmi KNKT sebelum menarik kesimpulan.
"Tadi juga dibahas, sekali lagi saya mau menunggu laporan komplit resmi dari KNKT. Karena ini melibatkan banyak stakeholders untuk memastikan apakah memang ada gangguan, ada error alias ada sesuatu nan tidak semestinya terjadi, termasuk mengenai persinyalan. Tapi juga tidak hanya itu, ada banyak lagi aspek nan lainnya," jelasnya.
AHY mengatakan, investigasi tidak hanya bakal berfokus pada satu faktor, melainkan seluruh aspek nan berpotensi menjadi penyebab kecelakaan bakal ditelusuri secara komprehensif.
"Semua bakal kita investigasi, tidak boleh ada nan tertinggal. Karena semua bisa menjadi aspek nan mempengaruhi satu sama lain," pungkasnya.
(fab/fab)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·