Jakarta - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan terjadi penurunan drastis pada jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) nan terindikasi menyalahgunakan support sosial untuk gambling online (judol).
Sebanyak 75 KPM diberhentikan dari penerima support sosial (bansos) pada triwulan kedua 2026. Jumlah tersebut jauh menurun dari triwulan pertama 2026 dengan lebih dari 11 ribu KPM nan diberhentikan.
"Untuk Tahun 2026 ini ada 11 ribu lebih KPM nan kami coret di triwulan pertama, dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM nan kami coret," kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).
Gus Ipul menturkan perihal tersebut pada Selasa (12/5). Lalu, Gus Ipul mengapresiasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) nan telah bekerjasama dalam memberikan info sehingga bansos nan disalahgunakan untuk judol turun drastis.
"Sehingga kita bisa memberikan support sosial kepada mereka nan lebih memerlukan dan dimanfaatkan dengan benar," ujarnya.
Kementerian Sosial (Kemensos) juga bakal terus berkoordinasi dan menyerahkan info terbaru nan telah dimutakhirkan berbareng Badan Pusat Statistik (BPS) kepada PPATK untuk dilakukan pemadanan sekaligus koreksi jika tetap ada KPM nan terlibat judol.
Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan pemberhentian penerima bansos nan terindikasi judol saat ini sudah berkarakter permanen.
"Kemarin nan tahun lampau tetap kita beri sekali lagi kesempatan. Tidak semua juga, hanya nan tertentu setelah hasil ground check memang mereka sangat membutuhkan. Tetapi tentu kita beri pendampingan jangan sampai mengulang lagi," tegasnya.
Gus Ipul menyampaikan rata-rata KPM nan terindikasi judol berada pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Memang (ada) beberapa temuan gitu ya, nan dimanfaatkan oleh orang lain. Ada nan sengaja, jika nan sengaja ya itu kita garis merah," ungkapnya.
Kemensos bakal terus mengawasi penyaluran bansos di lapangan, sekaligus memberikan pendampingan lewat pendamping-pendamping sosial nan berada di wilayah serta bekerjasama dengan pemerintah daerah.
(ega/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·