Penjualan Omoda-Jaecoo 1 Juta Unit, Pasar Indonesia Jadi Kunci Pertumbuhan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
President of Chery International, Zhang Guibing. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Pencapaian penjualan dunia 1 juta unit nan diraih Omoda-Jaecoo dalam waktu relatif singkat menjadi sorotan di industri otomotif. Namun di kembali capaian tersebut, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum pertumbuhan, terutama di pasar berkembang seperti Indonesia.

Indonesia dinilai menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan paling sigap bagi Omoda Jaecoo. Hal ini tak lepas dari karakter pasar domestik nan mempunyai potensi besar, terutama dari sisi demografi nan didominasi generasi muda.

Presiden Chery International, Zhang Guibing, menyebut strategi perusahaan memang difokuskan untuk menyasar kalangan tersebut. Ia menilai populasi usia muda di Indonesia menjadi kesempatan besar untuk mendorong pertumbuhan merek.

Jaecoo J5 SHS-H VPD. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

“Kami membangun perusahaan ini lantaran sangat konsentrasi pada generasi baru. Di Indonesia, jumlah generasi mudanya sangat besar,” ujar Zhang saat ditemui di Wuhu, China, Selasa (28/4/2026).

Menurut dia, karakter masyarakat Indonesia nan relatif muda membikin produk-produk Omoda dan Jaecoo lebih mudah diterima. Pendekatan kreasi modern dan teknologi dinilai selaras dengan preferensi konsumen di segmen tersebut.

“Saya pikir masyarakat Indonesia sangat muda, dan itu membikin brand seperti kami bisa berkembang lebih cepat,” katanya.

Jaecoo J5 SHS-H VPD. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Lebih lanjut, Zhang menilai capaian 1 juta unit dalam waktu sekitar tiga tahun merupakan tonggak krusial bagi perusahaan. Angka tersebut disebut menjadi salah satu nan tercepat di industri otomotif global.

“Dalam tiga tahun, kami bisa mencapai 1 juta unit. Itu termasuk waktu nan sangat singkat dibanding perusahaan lain,” ujarnya.

Ke depan, Omoda-Jaecoo menargetkan pertumbuhan nan lebih agresif, termasuk di Indonesia. Dukungan konsumen disebut bakal menjadi aspek krusial dalam menjaga tren positif tersebut.

“Saya berambisi dengan support pengguna di Indonesia, Omoda dan Jaecoo bisa mencapai 1 juta unit per tahun di masa depan,” kata Zhang.

Omoda O4 di Beijing Auto Show 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Meski demikian, tantangan di pasar domestik tidak bisa dianggap ringan. Persaingan antar merek semakin ketat, baik dari pabrikan Jepang, Korea Selatan, hingga sesama brand asal China nan garang menghadirkan produk baru.

Untuk itu, strategi nan menyasar generasi muda menjadi kunci. Mulai dari desain, teknologi, hingga nilai nan kompetitif diharapkan bisa menjaga relevansi Omoda-Jaecoo di pasar berkembang seperti Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan