Pasar kendaraan murah ramah lingkungan alias Low Cost Green Car (LCGC) mencatatkan penurunan penjualan sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), nomor wholesales LCGC tercatat 74.308 unit.
Distribusi unit dari pabrik ke diler tersebut terkoreksi sebesar 8,55 persen jika dibandingkan dengan periode serupa pada tahun sebelumnya ialah Januari-Agustus 2025 nan bisa mendulang nomor 81.256 unit.
Adapun kontribusi segmen LCGC terhadap total pasar otomotif nasional nan saat ini sudah mencapai 599.491 unit pada delapan bulan pertama 2026 sebesar 12,39 persen. Namun cerita berbeda jika dibandingkan secara bulanan antara periode 2025 dan 2026.
Penjualan LCGC pada bulan kemarin justru menunjukkan sinyal positif. Penyalurannya tercatat 9.675 unit, naik 16,98 persen dibanding Agustus 2025 nan mengemas 8.270 unit, serta pangsa pasarnya 11,83 persen dari total nasional sebanyak 81.756 unit.
Meski secara tahunan melandai, Chief Executive Auto2000, Anton Jimmi Suwandy membenarkan adanya tren penguatan penjualan segmen mobil terjangkau ini pada bulan ke-8 tahun 2026 di jaringan dilernya.
"Terkait dengan market LCGC, Auto2000 mengalami tren condong positif pada Agustus 2026. Memang sempat ada penyesuaian pada beberapa bulan, tapi Agustus 2026 ada tren kenaikan secara keseluruhan (naik 11 persen vs bulan sebelumnya)," kata Anton kepada kumparan.
Sementara itu, Marketing Planning and Sales Operator Support Department Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Tri Mulyono mengungkapkan bahwa skema pembiayaan angsuran tetap menjadi penopang utama daya serap konsumen di segmen ini.
"Betul untuk first car buyer rasanya LCGC tetap menjadi pilihan utama dalam pembelian kendaraan saat ini. Pembeliannya tetap dengan angsuran secara majority-nya bisa sampai 80 persen," ujar Tri saat dihubungi kumparan.
Di jejeran model terlaris Januari-Agustus 2026, Toyota Calya sukses merebut takhta puncak dengan torehan 22.540 unit. Capaian MPV 7-penumpang ini melesat 17,58 persen dibandingkan periode sama tahun lampau (19.169 unit), sekaligus menguasai pangsa pasar terbesar di kelasnya sebesar 30,33 persen.
Daihatsu Sigra nan tahun lampau memimpin pasar sekarang bergeser ke posisi kedua dengan perolehan sebesar 20.301 unit pada Januari-Agustus 2026. Angka tersebut terkoreksi tajam 22,97 persen dari torehan periode Januari-Agustus 2025 nan mencapai 26.357 unit, dengan pangsa pasar segmen sebesar 27,32 persen.
Honda Brio Satya mengisi ranking ke-3 lewat raihan pengedaran sebesar 15.186 unit sepanjang delapan bulan pertama 2026. Kinerja mobil perkotaan ini mengalami penurunan cukup dalam sebesar 32,40 persen jika disandingkan dengan Januari-Agustus 2025 nan menorehkan 22.465 unit, mengantongi pangsa pasar 20,43 persen.
Posisi ke-4 dihuni oleh Toyota Agya nan sukses mencatatkan penguatan dengan total pasokan 9.889 unit pada Januari-Agustus 2026. Hasil ini tumbuh signifikan hingga 94,99 persen dibandingkan raihan periode sama tahun lampau (5.072 unit), sekaligus memegang pangsa pasar segmen sebesar 13,30 persen.
Daihatsu Ayla melengkapi daftar di posisi ahli kunci dengan membukukan pasokan sebanyak 6.392 unit hingga Agustus 2026. Hasil tersebut memperlihatkan tren penurunan sebesar 21,98 persen dibandingkan pencapaian Januari-Agustus 2025 nan mengantongi 8.193 unit, dengan kontribusi pangsa pasar LCGC 8,60 persen.
Data Wholesales LCGC
Mobil LCGC Terlaris Agustus 2026 (9.675 unit)
Toyota Calya: 3.001 unit
Daihatsu Sigra: 2.746 unit
Honda Brio Satya: 1.512 unit
Toyota Agya: 1.403 unit
Daihatsu Ayla: 1.013 unit.
Mobil LCGC Terlaris Agustus 2025 (8.270 unit)
Daihatsu Sigra: 2.377 unit
Toyota Calya: 2.285 unit
Honda Brio Satya: 2.255 unit
Daihatsu Ayla: 898 unit
Toyota Agya: 455 unit.
Januari-Agustus 2026 (74.308 unit)
Toyota Calya: 22.540 unit
Daihatsu Sigra: 20.301 unit
Honda Brio Satya: 15.186 unit
Toyota Agya: 9.889 unit
Daihatsu Ayla: 6.392 unit.
Januari-Agustus 2025 (81.256 unit)
Daihatsu Sigra: 26.357 unit
Honda Brio Satya: 22.465 unit
Toyota Calya: 19.169 unit
Daihatsu Ayla: 8.193 unit
Toyota Agya: 5.072 unit.
Total wholesales Agustus 2026: 81.756 unit
Total wholesales Januari-Agustus 2026: 599.491 unit
Total wholesales Agustus 2025: 61.780 unit
Total wholesales Januari-Agustus 2025: 500.591 unit.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·