Hujan Deras Guyur Masjidil Haram, Makkah

Sedang Trending 45 menit yang lalu
Hujan deras di Masjidil Haram, Makkah, saat magrib, Minggu (13/9/2026) waktu setempat. Foto: X@qurantvsa

Hujan deras mengguyur Masjidil Haram, Makkah, pada Minggu sore (13/9) waktu setempat. Hujan tak mengganggu penyelenggaraan salat Magrib berjemaah maupun tawaf— mengelilingi Ka’bah 7 kali putaran berlawanan arah jarum jam—bagi jemaah umrah.

Dalam video nan dilansir otoritas setempat, tampak jemaah memadati area mataf, letak di sekeliling Ka’bah, saat hujan turun sekitar pukul 18.00-19.00 WAS.

“Di tengah guyuran hujan, tersaji pemandangan penuh kekhusyukan dari area Masjidil Haram, saat para jemaah mengelilingi Ka’bah nan mulia (melaksanakan tawaf),” ungkap pengelola siaran langsung Masjidil Haram di media sosial.

"Hujan deras terlihat mengguyur area sekitar Masjidil Haram saat salat Magrib," tulis akun Pemprov Makkah.

Hujan deras di Masjidil Haram, Makkah, saat magrib, Minggu (13/9/2026) waktu setempat. Foto: X @qurantvsa

Jemaah mengabadikan Ka’bah nan diguyur hujan lewat ponsel mereka. Banyak juga nan menengadahkan tangan memanjatkan angan mengingat waktu turun hujan merupakan salah satu waktu nan diyakini mustajab untuk berdoa.

Hujan deras juga mengguyur sejumlah area lain di Kota Suci Makkah. Sejumlah video di media sosial memperlihatkan air hujan mengalir deras di jalan.

Cuaca Ekstrem

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) sebelumnya melansir peringatan awal cuaca ekstrem untuk Makkah dan sekitarnya.

Badai petir dengan intensitas sedang hingga lebat nan berpotensi menyebabkan banjir bandang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Jazan, Asir, dan Al-Baha, serta dataran tinggi Makkah dan Madinah pada Minggu (13/9), ungkap NCM dikutip dari Saudi Gazette.

Disebutkan, angin besar petir tersebut diperkirakan disertai hujan es dan angin kencang nan dapat menyebabkan debu dan pasir beterbangan. Kabut juga berpotensi terbentuk di sejumlah wilayah dataran tinggi di area tersebut, serta di sebagian wilayah Najran dan bagian selatan Provinsi Timur.

X post embed

Sementara itu, angin besar petir dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, serta debu nan beterbangan diperkirakan terjadi di Makkah dan Madinah.

Abha, Jazan, dan Al-Baha diperkirakan mengalami angin besar petir sedang hingga lebat dan angin kencang, dengan Jazan juga berpotensi mengalami debu nan beterbangan.

Jeddah dan Najran diperkirakan mengalami awan angin besar petir dan angin kencang, disertai debu nan beterbangan. Khusus Jeddah, juga berpotensi terjadi kabut.

Riyadh, Tabuk, Arar, dan Sakaka diperkirakan mengalami cuaca stabil, sementara Buraidah dan Hail diperkirakan cerah hingga berawan sebagian.

Suhu Makkah Mencapai 42°C

Untuk suhu, Madinah dan Dammam diperkirakan menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, mencapai 44°C, disusul Riyadh dan Buraidah 43°C, serta Makkah 42°C.

Suhu diperkirakan mencapai 41°C di Hail, 40°C di Arar, 39°C di Tabuk dan Sakaka, 38°C di Jazan, 37°C di Jeddah dan Najran, 30°C di Abha, serta 29°C di Al-Baha.

X post embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan