Penjelasan BKN soal Tes CAT Manajer Kopdes Bermasalah

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Badan Kepegawaian Negara (BGN) buka bunyi mengenai berita ujian seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih berbasis computer assisted test (CAT) nan mengalami gangguan teknis. Para peserta banyak nan protes soal gangguan ini di media sosial, banyak nan mengeluh jawaban di CAT berubah sendiri.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho meminta agar peserta jangan panik. Dia mengakui adanya beberapa masalah nan terjadi di lapangan, salah satunya adalah lama penyelesaian soal ujian nan menjadi tantangan peserta seleksi. Dia meminta agar peserta tidak panik dan jangan mengklik jawaban secara sigap dan berulang.

"Untuk mengatasi perihal ini, para peserta diimbau untuk tidak panik agar terhindar dari kecenderungan mengklik jawaban secara sigap dan berulang," ujar Wisudo dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap jawaban nan diklik simpan bakal langsung masuk ke dalam pangkalan info sehingga tidak perlu klik berulang. Dalam perihal info nan telah disimpan tampil pada layar tidak sesuai dengan nan dipilih, bukan berfaedah jawabannya berubah, perihal tersebut dikarenakan ada waktu jarak dalam kondisi jaringan pada akses sedang tinggi.

Pihaknya menyarankan agar peserta beri waktu jarak dan biarkan sistem menyelesaikan proses agar melangkah optimal. Hal tersebut agar tidak ada penumpukan beban pada waktu tertentu saat proses kirim jawaban ke server.

Dia memastikan akses sistem dapat mengakomodir penyelenggaraan tes secara masif dalam waktu bersamaan, termasuk dari aspek sistem keamanan CAT saat proses ujian berlangsung. BKN telah merancang sistem untuk memudahkan peserta ujian.

Sistem CAT telah melalui beragam pengetesan untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam seleksi. Oleh lantaran itu, peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh proses dengan memahami patokan serta menerapkan strategi nan tepat.

"Kemudahan ini juga telah teruji melalui penyelenggaraan ujian CAT dalam pengadaan CASN sehingga peserta cukup memahami sistem pengerjaan ujian secara optimal melalui Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024," jelas Wisudo.

Wisudo menjelaskan dalam tahap ujian CAT, peserta seleksi bakal menghadapi dua jenis tes utama, ialah Tes Potensi Kognitif dan Tes Substansi Manajemen. Tes Potensi Kognitif secara unik mengukur dua aspek penting, ialah kecepatan kerja (speed) dan keahlian berpikir (power).

Skema soal dirancang untuk menilai gimana peserta bisa memproses informasi, dan menyelesaikan soal secara jeli dalam waktu nan terbatas sehingga memerlukan strategi pengerjaan nan efektif. Oleh lantaran itu, BKN telah menyiapkan sarana prasarana dan prasarana teknologi nan dibutuhkan agar para peserta dapat mengikuti ujian secara maksimal.

(rea/hal)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance