Penjelasan Arya Wedakarna Soal Hadir di Acara LGBT Thailand, Dikawal TNI

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Foto: Dok. DPD RI

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI wilayah Bali, Arya Wedakarna, buka bunyi perihal kehadirannya dalam kontes Miss Equality World nan digelar di Bangkok, Thailand. Informasi tentang aktivitas tersebut tersebar dalam foto di media sosial dan dikaitkan dengan rumor LGBT.

Arya mengungkap, kehadirannya dalam aktivitas tersebut adalah sebagai tokoh Bali dan tidak mengenai jabatannya sebagai personil DPD RI. Dia juga mengungkap, aktivitas dalam aktivitas tersebut meliputi peluncuran pariwisata ASEAN, pemberian penghargaan, pameran, dan diskusi.

“Saya nan kemarin aktivitas di Thailand, saya datang mewakili lembaga Hindu. Jadi sebagai tokoh Bali dan tidak ada kaitannya sama kedudukan saya di mana pun,” ungkap Arya ketika dihubungi pada Rabu (2/9).

Kehadiran Arya adalah saat sesi pemberian penghargaan, serta peluncuran video promosi pariwisata Bali Barat. Dalam aktivitas tersebut, Arya mendapatkan penghargaan sebagai tokoh budaya Bali. Hal tersebut juga nan mendasarinya mengenakan busana budaya Bali ketika menerima penghargaan.

Arya menambahkan, perjalanannya di Thailand selama 3 hari adalah tentang budaya. Selain mendapatkan kesempatan mempromosikan budaya Bali, Arya juga diajak berkeliling untuk memandang tempat-tempat peribadatan di Thailand.

“Mereka sudah membikin video nan baik untuk promosi Bali mengenai alamnya, pantainya, dan saya menerima penghargaan atas nama tokoh budaya Bali. Maka dari itu, kami biasa di Bali memberikan dan menerima penghargaan dari kalangan mana pun. Namanya orang memberi penghargaan, kita hargai,” ucapnya.

Mengenai aktivitas nan kemudian dikaitkan dengan LGBT, Arya mengaku tidak mengetahuinya. Dia mengatakan, tidak mau mencampuri alias ikut berkomentar mengenai pihak nan memberikannya penghargaan. Arya juga menyebut, Thailand memang merupakan lokasi wisata dengan beragam gender.

“Ada namanya etika, seperti itu. Jadi buat kami, kami mewakili masyarakat Bali nan bekerja di pariwisata. Kita hormati tuan rumah, enggak mungkin kita komentari seperti itu. Jadi saya datang untuk promosi video wisata Bali,” jelas Arya.

Wilayah Rawan Konflik, Maka Dikawal TNI

Ilustrasi peta Thailand. Foto: AustralianCamera/Shutterstock

Selain kehadirannya nan disorot, terdapat pula keberadaan seorang personil nan memakai seragam dinas TNI di dalam foto nan viral di media sosial. Arya menjelaskan, orang nan mengenakan seragam tersebut adalah pengawal pribadinya.

Hal tersebut dikarenakan Thailand merupakan salah satu wilayah nan rawan, sehingga Arya membawa pengawal tersebut dengan tujuan keamanan.

“Jadi mengamankan. Kita tahu Thailand itu suatu wilayah nan agak rawan konflik. Kita tahu bahwa kemarin ada penembakan siswa, tentang bullying, dan kita tahu bahwa Thailand dengan Kamboja juga sedang ada konflik. Jadi melekat kepada kami seperti itu dan bekerja dengan baik saja, untuk mengamankan saja tidak ada masalah,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan