Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Optimistis Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

, JAKARTA, – Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menyatakan keyakinannya bahwa koperasi buatan pemerintah tersebut bisa menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan. Optimisme ini disampaikan langsung oleh sejumlah pengurus nan datang dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Senayan, Jakarta, pada Minggu.

Dian, personil Koperasi KDKMP Jakarta Utara, menilai support penuh dari pemerintah bakal menjadi dorongan besar bagi KDKMP serta pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam aktivitas tersebut dinilai memberikan nilai positif bagi kemajuan koperasi.

"Untuk aktivitas ini cukup mengesankan ya, lantaran didatangi oleh Bapak kita, Presiden Prabowo Subianto. Saya kira dalam perihal ini bakal mendapat nilai positif bagi KDKMP alias koperasi-koperasi kita, UMKM, guna memajukan lagi UMKM-nya, Koperasi Merah Putihnya, dan keanggotaannya, sehingga koperasi lebih maju lagi," ujar Dian.

Menurut Dian, support pemerintah merupakan modal krusial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkoperasi sekaligus memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Ia berambisi masyarakat Indonesia semakin giat melaksanakan aktivitas koperasi dan UMKM lantaran telah mendapat support dari pemerintah.

Dian juga menyampaikan apresiasi secara unik kepada Presiden Prabowo dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono atas komitmen mereka dalam memperkuat koperasi dan UMKM di Indonesia. "Terima kasih untuk Pak Prabowo Subianto atas support untuk UMKM dan Koperasi Merah Putih terhadap masyarakat di Indonesia, dan juga Pak Menteri Koperasi, terima kasih atas dukungannya untuk koperasi dan UMKM di Indonesia," ucapnya.

Perkuat Solidaritas dan Kolaborasi Antar Daerah

Senada dengan Dian, Husein dari KDKMP Jakarta Timur berambisi momentum Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi titik awal penguatan solidaritas antar koperasi di seluruh Indonesia. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kebersamaan dan memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kerja untuk memperkuat semangat kerja dan kolaborasi.

"Semoga di ulang tahun Koperasi ke-79 ini dapat mempererat silaturahmi, terus meningkatkan kebersamaan, dan juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kerja serta memperkuat semangat kerja, kerjasama koperasi di Indonesia," ujar Husein.

Husein berambisi koperasi di beragam wilayah semakin aktif membangun kerjasama sehingga bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia meyakini kerjasama nan baik antar wilayah bakal membikin ekonomi bertumbuh dengan cepat.

Konsep Terintegrasi untuk Kesejahteraan Desa

Sementara itu, Yani, personil Koperasi Marga Mukti Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meyakini KDKMP merupakan sarana nan efektif untuk meningkatkan kesejahteraan personil sekaligus masyarakat desa. Menurutnya, semangat KDKMP nan jelas untuk memberdayakan masyarakat hingga ke tingkat desa merupakan pendapat nan tepat.

"Intinya, Koperasi Merah Putih itu tadi lahir kelak dari desa dan kelak dilengkapi juga dengan adanya kredit-kredit agar masyarakat bisa akses," ucap Yani. Ia menilai konsep KDKMP sebagai pusat jasa ekonomi desa nan terintegrasi bakal bisa menggerakkan perekonomian desa.

Ketua Koperasi Marga Mukti, Rosidah, juga mendukung kehadiran program KDKMP lantaran mempunyai cakupan nan lebih luas. Ia menjelaskan bahwa Koperasi Marga Mukti nan dipimpinnya saat ini merupakan koperasi simpan pinjam nan beranggotakan aparatur sipil negara (ASN), sehingga manfaatnya terbatas. Sementara itu, personil KDKMP berasal dari masyarakat nan terdaftar di desa alias kelurahan setempat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

"Koperasi ini luar biasa jika betul-betul terjadi lantaran konsepnya dari kita dan untuk kita," jelas Rosidah. Kendati demikian, dia menilai bahwa keberhasilan program KDKMP sangat berjuntai pada tata kelolanya. Oleh lantaran itu, jejeran pengurus KDKMP kudu diisi oleh orang-orang nan mempunyai integritas tinggi.

"Mudah-mudahan cita-cita Pak Presiden ini menjadi realita dan bisa diaplikasikan dengan benar. Pengurus dan nan lainnya itu kudu amanah. Selain pengurus nan amanah, anggotanya juga kudu berkedudukan aktif untuk menjadi personil koperasi nan baik," pungkas Rosidah.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional