Awaludin
, Jurnalis-Minggu, 12 April 2026 |18:05 WIB

Kasus Narkoba (foto: Okezone)
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap puluhan ribu kasus dengan hasil sitaan ratusan ton narkotika sepanjang tahun 2025. Data tersebut tercatat hingga 11 Desember 2025. Sebanyak 48.592 kasus tindak pidana narkoba, dengan total 64.055 orang diamankan, tercatat untuk WNI sebanyak 59.516 laki-laki dan 3.790 wanita. Sedangkan untuk WNA tercatat ada 240 orang dengan rincian 186 laki-laki, dan 64 wanita.
Untuk peralatan bukti narkoba nan sukses diamankan, total sebanyak 590 ton. Seluruh peralatan bukti narkoba tersebut jika dikonversikan mencapai Rp41 Triliun dan menyelamatkan 1,79 miliar jiwa Bangsa Indonesia.
Menanggapi perihal itu, Ketua Umum Patriot Anti Narkoba, Muannas Alaidid menegaskan, bahwa pemberantasan narkoba nan dilakukan Polri bukan sekadar soal nomor alias nilai ekonomi, melainkan investasi besar bagi masa depan bangsa.
Menurutnya, di kembali tumpukan peralatan bukti dan ribuan tersangka nan diamankan, terdapat jutaan nyawa nan sukses diselamatkan dari ancaman narkoba.
Di bawah kepemimpinan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, setiap gram narkoba nan sukses digagalkan mencerminkan terselamatkannya generasi muda, terjaganya keutuhan keluarga, serta kuatnya ketahanan sosial nasional.
"Pemberantasan narkoba pada dasarnya adalah upaya melindungi masa depan bangsa. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi memastikan generasi terbaik kita tidak hilang," ujar Muannas, Minggu (12/4/2026).
Muannas menjelaskan, meningkatnya nomor pengungkapan justru menunjukkan sistem penemuan dan penindakan negara semakin efektif di tengah ancaman narkoba nan kian kompleks, mulai dari jaringan lintas negara hingga transaksi digital.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·