Penggerebekan Narkoba di Kp Bahari Sempat Ricuh, Satu Anggota Polisi Terluka

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Penggerebakan Narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

BNN berbareng Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, Kamis (13/8) awal hari. Dalam operasi tersebut, petugas sempat mendapat perlawanan dari sejumlah orang di lokasi.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol Roy Hardy Siahaan mengatakan operasi tersebut telah dimulai sejak Rabu (12/8) malam. Petugas lebih dulu membuntuti target, ialah MR namalain Bos Gendut dari Kampung Bahari hingga area Mangga Besar.

“20.09 WIB dari semalam kami ikuti dari Kampung Bahari keluar menuju Mangga Besar,” kata Roy.

Saat proses penindakan berlangsung, petugas mendapat perlawanan dari orang-orang nan disebut sebagai loyalis MR. Mereka juga disebut tetap berada di sekitar Kampung Bahari.

“Satu perihal nan perlu rekan-rekan tahu pada saat operasi tersebut ada perlawanan dari loyalis MR termasuk nan bercokol di Kampung Bahari,” ujarnya.

Perlawanan tersebut membikin satu personil BNN terluka. Petugas mengalami luka pada bagian bawah mata.

“Sehingga ada satu personil nan terluka di bawah mata,” kata Roy.

Meski mendapat perlawanan, petugas tetap sukses menangkap dua orang. Salah satu nan diamankan disebut berinisial Bos Gendut.

“Kami sukses menangkap dua orang, satu atas nama Bos G dulu,” ujarnya.

Roy mengatakan penindakan terhadap jaringan narkoba di Kampung Bahari belum berhenti. BNN tetap bakal melakukan penyisiran lantaran diduga tetap ada orang lain nan berangkaian dengan jaringan tersebut.

“Kami bakal melakukan penyisiran terhadap Kampung Bahari lantaran tetap ada nan bercokol selain Bos Gendut,” kata Roy.

Roy menegaskan penindakan tersebut merupakan operasi mengenai kasus narkoba. Salah satu sasaran nan diamankan merupakan buronan alias DPO dalam kasus narkoba pada tahun sebelumnya.

“Iya, tadi ada penindakan di Kampung Bahari,” ujar Roy.

“Ini DPO tahun kemarin nan BB-nya,” sambungnya.

Target tersebut sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang dalam kasus narkoba dengan peralatan bukti sabu mencapai 98 kilogram.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan