Pengasuh Bunuh Balita di Batam, Ada Luka Cekikan di Leher

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Batam -

Pengasuh berinisial TCH (29) tega mencekik balita berinisial MA (1 tahun 2 bulan) hingga tewas di area Bengkong Abadi Baru, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam, Kepulauan Riau. Tersangka awalnya melapor ke majikan bahwa korban tenggelam di kolam mandi.

Peristiwa itu bermulai ketika ibu korban, SA (20), menitipkan anaknya kepada tersangka berinisial TCH (29) lantaran kudu bekerja. Pada Sabtu (22/8), SA mendapat info dari tersangka bahwa anaknya disebut terjatuh ke kolam renang.

"Awalnya tersangka menyampaikan kepada pelapor bahwa korban terjatuh ke kolam renang. Setelah dilakukan olah TKP, pemeriksaan saksi dan autopsi, ditemukan kebenaran bahwa keterangan tersebut tidak benar," kata Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono, dilansir detikSumut, Kamis (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda korban meninggal akibat tenggelam. Sebaliknya, master menemukan luka pada bagian leher dan sejumlah cedera nan mengarah pada dugaan kekerasan.

"Penyidik kemudian mendalami kasus tersebut hingga akhirnya TCH mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari penyelidikan polisi saat kejadian, tersangka sedang menyuapi korban. Karena korban terus menangis dan menolak makan, tersangka emosi.

"Tersangka kemudian mencekik leher korban dari arah belakang menggunakan tangan kanannya. Korban selanjutnya terjatuh dan tidak sadarkan diri," ujarnya.

Polisi juga menemukan indikasi bahwa kekerasan terhadap korban diduga bukan baru sekali terjadi. Pada tubuh korban ditemukan jejak cubitan serta jaringan parut nan menunjukkan adanya luka nan telah mengalami proses penyembuhan.

"Berdasarkan hasil autopsi master forensik RS Bhayangkara, ditemukan memar pada kepala, luka lecet pada leher dan dada, perdarahan pada otak dan batang otak, serta resapan darah pada jaringan leher," ujarnya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News