Pengamat Soroti Purabaya Minta Danantara Setor Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sedang Trending 30 menit yang lalu
Pengamat Soroti Purabaya Minta Danantara Setor Rp120 Triliun ke Kas Negara Uang.(Antara)

PENGAMAT ekonomi sekaligus Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menyoroti rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa nan meminta setoran Rp120 triliun dari BPI Danantara ke kas negara untuk menambal kebutuhan fiskal 2026.

Herry menilai langkah Menkeu nan mematok nomor setoran secara sepihak dan mengatasnamakan petunjuk Presiden berpotensi merusak tata kelola serta menakut-nakuti stabilitas finansial Danantara.

"Caranya Pak Purbaya itu keliru ya. Jangan pakai jual nama Presiden bahwa atas pengarahan Presiden, Danantara kudu setor Rp120 triliun. Laba Danantara itu sekitar Rp145 triliun, dan sebagian sudah diredistribusi untuk investasi. Kalau diminta Rp120 triliun, Danantara ya nombok," kata Herry saat dihubungi, Senin (7/9/2026).

Herry mengingatkan bahwa sesuai ketentuan UU BUMN, penyetoran untung BPI Danantara ke kas negara wajib memperhitungkan alokasi pencadangan akibat investasi serta akumulasi modal terlebih dahulu.

Jika penarikan biaya dilakukan secara mendadak tanpa memedulikan porsi pencadangan, ketahanan Danantara dalam mengelola aset BUMN nan mencapai Rp17.000 triliun rentan goyah jika terjadi guncangan pasar.

"Kalau Danantara tidak punya pencadangan nan baik, dampaknya bukan hanya jadi beban fiskal baru, tetapi bisa memicu guncangan ekonomi secara nasional," tegas Herry.

Sebagai personil Dewan Pengawas Danantara, Menkeu diimbau menggunakan sistem internal dan merumuskan formula logis berbareng Badan Pelaksana BPI Danantara daripada mematok nomor secara sepihak.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa rencana setoran Rp120 triliun dari Danantara bakal difungsikan sebagai tambahan buffer fiskal pemerintah pada 2026 dalam corak PNBP. Meski pihak Danantara menyampaikan keberatan, Purbaya menyatakan langkah penarikan tersebut tetap dijalankan sesuai pengarahan Presiden. (Faj/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia