Ilustrasi(magnific)
KOTA Midland di Texas Barat kembali dicekam seram penembakan massal pada Jumat (12/6) waktu setempat. Insiden berdarah ini mengakibatkan satu orang tewas dan sedikitnya sembilan orang lainnya kudu menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak kepolisian setempat sempat terlibat dalam situasi ketegangan (standoff) dengan pelaku sebelum akhirnya mengonfirmasi bahwa tersangka telah tewas pada Jumat (12/6) siang waktu setempat.
Midland, sebuah kota berpenduduk sekitar 140.000 jiwa nan terletak sekitar 530 kilometer di sebelah barat Dallas, sekarang berada dalam suasana duka mendalam.
Kronologi Kejadian
Wali Kota Midland, Lori Blong, mengungkapkan bahwa laporan pertama mengenai penembakan diterima petugas pada pukul 08.03 waktu setempat. Polisi segera merespons ke letak kejadian nan berpindah-pindah.
Aksi penembakan dimulai di satu titik kota dan berhujung di dekat sebuah rumah sakit hewan. Saksi mata di lokasi, Andrea Mendias, menggambarkan situasi mencekam tersebut dengan bunyi rentetan tembakan nan masif. "Terdengar setidaknya ada 40 tembakan nan dilepaskan," ujarnya.
Setelah pengepungan selama nyaris 2 jam nan melibatkan tim SWAT dan beragam lembaga keamanan, Kepolisian Midland melalui laman FB resminya menyatakan bahwa kejadian penembakan aktif telah teratasi dan tersangka dinyatakan tewas.
Data Korban dan Kondisi Terkini
Hingga saat ini, tercatat ada 11 korban nan teridentifikasi, termasuk korban tewas. Berikut adalah rincian info korban berasas info resmi dari otoritas setempat:
| Meninggal Dunia | 1 Orang | - |
| Luka Berat (Operasi) | 4 Orang | Midland Memorial Hospital |
| Kondisi Stabil | 5 Orang | Midland Memorial Hospital |
| Korban Lainnya | 1 Orang | Odessa Medical Center Hospital |
| Total Korban Diketahui | 11 Orang | - |
Respons Pemerintah
Wali Kota Lori Blong menyatakan rasa belasungkawa nan mendalam bagi para korban dan family mereka. Ia juga mengapresiasi keberanian petugas penegak norma nan mempertaruhkan nyawa demi melindungi komunitas.
Senada dengan Blong, Wakil Gubernur Texas Dan Patrick menyampaikan duka citanya melalui media sosial. "Warga Texas sangat terpukul atas buletin penembakan di Midland. Mari berasosiasi dalam angan untuk para korban dan family mereka," tulisnya.
Trauma Masa Lalu
Tragedi ini membangkitkan kembali trauma bagi penduduk Midland. Enam tahun silam, kota ini juga pernah diguncang tindakan penembakan massal serupa. Saat itu, seorang laki-laki nan baru saja dipecat dari pekerjaannya melakukan penembakan random di Midland dan kota tetangga, Odessa, nan menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya.
Hingga buletin ini diturunkan, identitas tersangka dan motif di kembali penembakan terbaru ini tetap dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (bbc/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·