Pencanangan HUT Ke-499 Jakarta, Pramono Targetkan Posisi Top 50 Kota Global

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menargetkan Jakarta masuk dalam jejeran top 50 kota dunia dunia. Target tersebut disampaikan saat pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta bertema 'Menuju Lima Abad, Jaga Jakarta Bersih!' di Koridor Jalan H.R. Rasuna Said Pedestrian Plaza Festival.

Penataan area H.R. Rasuna Said menjadi konsentrasi utama pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta. Kawasan ini merupakan salah satu sentra diplomasi dan ekonomi nan menjadi prioritas dalam transformasi Jakarta sebagai kota global.

Melalui integrasi komponen pemerintah, diplomatik, dan swasta dalam transportasi terpadu, koridor ini menjadi bukti nyata komitmen Jakarta dalam mewujudkan kota nan tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

"Bapak-Ibu, Saudara-saudara sekalian, pencanangan HUT ke-499 sengaja diadakan di tempat ini sebagai bagian untuk menunjukkan kepada masyarakat Jakarta bahwa Jakarta sekarang ini sedang berbenah diri," ujar Pramono dalam sambutannya, Minggu (10/5/2026).

Pramono menyampaikan sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakarta menjadi kota dunia dan pusat perekonomian nasional, serta hingga sekarang tetap menyandang status sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia.

"Dengan demikian, Jakarta dituntut untuk menjadi kota global, pusat perekonomian, inklusif, berbudaya, dan begitu banyak angan publik kepada Jakarta pada saat ini," katanya.

Pramono mengatakan saat dirinya berbareng Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mulai menjabat, Jakarta berada di ranking 74 dari 156 kota dunia. Namun, dalam 10 bulan terakhir posisi Jakarta naik menjadi ranking 71.

"Namun, kami menargetkan mudah-mudahan di akhir kedudukan saya dan Bang Dul bisa menjadi top 50 kota dunia dunia, dan saya percaya bisa. Kenapa? Karena persyaratan dasarnya sekarang ini sudah dipenuhi," ucapnya.

Menurut Pramono, salah satu parameter tersebut adalah Jakarta nan sekarang menjadi kota teraman nomor dua di ASEAN setelah Singapura.

"This is the first time Jakarta nomor dua. Jakarta biasanya nomor lima alias nomor enam, kalah dengan Bangkok, Kuala Lumpur, dan sebagainya. nan dilihat publik adalah Jakarta sekarang ini berangkaian dengan keberagaman nan melangkah dengan baik," tuturnya.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini mencapai 5,59% dengan kontribusi terhadap GDP nasional sebesar 16,67%.

"Jakarta sekarang ini pertumbuhan ekonominya 5,59%, dan pertumbuhannya betul-betul ditopang oleh konsumsi dan investasi, jadi pertumbuhannya lebih sehat. Bahkan tadi saya sembari berbincang-bincang dengan Pak Menko Pangan, kontribusi Jakarta terhadap GDP kita itu 16,67%. Naik dari sebelumnya 16,61%," jelasnya.

Pramono juga menyoroti penataan Jalan Rasuna Said nan sebelumnya terdapat 109 tiang monorel mangkrak selama lebih dari 20 tahun. April 2026, pemandangan tiang-tiang beton monorel di sepanjang median jalan Rasuna Said resmi menghilang.

Pembongkaran nan dimulai sejak Januari 2026 telah tuntas, menyisakan ruang terbuka di tengah jalan nan sekarang difungsikan kembali menjadi lajur lampau lintas tambahan. Hal ini secara instan memberikan kesan visual nan lebih luas dan rapi pada area Kuningan.

"Dan sekarang ini kita bangun. Saya mau menjadikan ini sebagai ikon baru Jakarta. Saya sengaja mengundang ketika proyek ini belum selesai. Sebab jika sudah selesai, nan terlihat pasti bagus semua. Saya sengaja hari ini diadakan di sini lantaran memang belum selesai," ungkapnya.

Pramono meyakini wajah Jalan Rasuna Said bakal berubah signifikan dalam waktu dekat dan menjadi ikon baru Jakarta nan terinspirasi dari sosok Hajjah Rangkayo Rasuna Said.

" Namun, saya meyakini bulan depan wajah Jalan Rasuna Said ini bakal sangat berbeda. Sekaligus ini terinspirasi dari sosok Hajjah Rangkayo Rasuna Said, tokoh Padang dan pahlawan nasional kita. Saya berambisi jalan ini nantinya menjadi ikon baru Jakarta," tutupnya.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News