Dia menjabarkan, perkara nan menjerat Bupati Klaten tersebut mengenai dengan dugaan penerimaan duit di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten nan diduga mengenai dengan pengadaan peralatan dan jasa, perizinan, bayaran pungut serta penerimaan-penerimaan lainnya.
"Kegiatan penyelidikan ini mengenai dengan dugaan penerimaan duit nan dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten nan diduga mengenai dengan pengadaan peralatan dan jasa, mengenai dengan perizinan, dan juga mengenai dengan bayaran pungut serta penerimaan-penerimaan lainnya dari dinas alias OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten," kata dia.
Sementara itu, untuk peralatan bukti nan diamankan dalam OTT KPK di Klaten ini duit tunai senilai sekitar Rp 1,9 miliar.
"Untuk peralatan bukti nan diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, di antaranya ada duit tunai senilai sekitar Rp 1,9 miliar," kata Budi.
Menurut dia, peralatan bukti duit tersebut turut dibawa dalam jirigen alias tong biru dan digunakan untuk menampung uang.
"Kemudian tadi teman-teman juga memandang ada tong alias ember nan kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, bahwa ember alias tong tersebut diduga nan digunakan Bupati untuk menampung alias untuk menyimpan dugaan penerimaan-penerimaan uang," papar Budi.
Terkait jumlah tersangka, Budi belum menyampaikan secara perincian dan bakal disampaikan secara komplit dalam konvensi pers.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·