Penampakan Bangunan Ambruk di Sydney, 2 Orang Terluka Serius

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Bangunan runtuh di pusat Sydney melukai tujuh orang. Dua korban dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi serius, sementara penyebab kejadian tetap diselidiki.

Layanan darurat menanggapi runtuhnya sebuah gedung di Sydney, Australia, 3 Agustus 2026. (REUTERS/Jeremy Piper)

Petugas jasa darurat berjaga di letak runtuhnya sebuah gedung di area pusat Sydney, Australia, Senin (3/8/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka serius, sementara sejumlah pekerja lainnya menjalani pemeriksaan medis di letak sebelum mendapat penanganan lebih lanjut. (REUTERS/Jeremy Piper)

Dua orang mengalami luka serius setelah sebuah gedung runtuh di area pusat Sydney, Australia, pada Senin (3/8/2026).

Layanan darurat Australia menyatakan gedung nan runtuh berada di area Ultimo, sebuah pinggiran kota nan berjarak sekitar 2 kilometer dari distrik pusat upaya Sydney. Ambulans New South Wales menerima laporan kejadian sesaat sebelum pukul 11.00 waktu setempat. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Dua orang mengalami luka serius setelah sebuah gedung runtuh di area pusat Sydney, Australia, pada Senin (3/8/2026).

Juru bicara Ambulans New South Wales mengatakan petugas medis memeriksa tujuh orang di lokasi. Dari jumlah tersebut, dua korban dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi serius, sementara lima lainnya mendapatkan penanganan di tempat. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Sebuah gedung nan rusak tergeletak setelah runtuh di Sydney, Australia, 3 Agustus 2026.

Nampak sebagian besar tembok gedung ambruk. Menurut laporan stasiun televisi tersebut, gedung nan runtuh berada di dekat area proyek konstruksi. (REUTERS/Jeremy Piper)

Layanan darurat menanggapi runtuhnya sebuah gedung di Sydney, Australia, 3 Agustus 2026.

Hingga kini, penyebab runtuhnya gedung tetap belum diumumkan. Pihak berkuasa juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi kedua korban maupun penyelidikan atas kejadian tersebut. (REUTERS/Jeremy Piper)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News