Pemuda Diminta Hadir Jadi Solusi di Tengah Masyarakat

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Pemuda Diminta Hadir Jadi Solusi di Tengah Masyarakat Ilustrasi(Dok Istimewa)

GERAKAN pemuda nan tergabung dalam Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR Indonesia) resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Batam dan DPC Tanjung Balai Karimun. Prosesi pelantikan dan deklarasi moral ini dipusatkan di Bethesda Center Batam, Mustafa Plaza KDA, Kepulauan Riau.

Momentum pelantikan ini sekaligus dimanfaatkan oleh generasi muda Kristen dan Katolik di Kepulauan Riau untuk mendeklarasikan komitmen kebangsaan dalam mengawal pembangunan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Agenda strategis ini dihadiri oleh Ketua Umum GEMPAR Indonesia Yohanes Harry D. Sirait, Sekretaris Jenderal Petrus Uhir Sihombing, Ketua DPD GEMPAR Kepri Sony Christanto, serta Dewan Pembina GEMPAR Indonesia Brigjen Pol (Purn) Bambang Pristiwanto. Selain internal organisasi, jejeran perwakilan dari unsur gereja, pemerintah daerah, TNI-Polri, BIN, Ombudsman, serta tokoh lintas ketaatan turut datang menyaksikan jalannya pelantikan.

Pembina GEMPAR Indonesia, Brigjen Pol (Purn) Bambang Pristiwanto, mengapresiasi kehadiran beragam komponen lintas pekerjaan dan lembaga dalam aktivitas tersebut. Menurutnya, kehadiran unsur-unsur ini membuktikan bahwa GEMPAR telah beralih bentuk menjadi ruang pemersatu bagi generasi muda.

“Kita datang dari latar belakang nan berbeda-beda, tetapi dipersatukan oleh tujuan nan sama, ialah membangun generasi muda nan takut bakal Tuhan, cinta bangsa, dan siap melayani masyarakat,” ujar Bambang melalui keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Bambang menegaskan bahwa keberadaan Dewan Pembina di tingkat wilayah dirancang untuk memberikan solusi, perlindungan, serta pengarahan strategis, bukan untuk mencari-cari kesalahan pengurus. Ia menjamin struktur pembina diisi oleh figur kompeten dari beragam latar belakang mulai dari Polri, TNI, Ombudsman, akademisi, bumi usaha, hingga master hukum.

“Kami datang bukan untuk menghakimi alias mencari kelemahan pengurus. Tugas kami adalah membimbing, melindungi, membantu mencari jalan keluar, dan memastikan GEMPAR terus bertumbuh menjadi organisasi nan membawa manfaat. Keragaman pembina adalah modal besar untuk membantu generasi muda berkembang,” ujarnya.

Independen dari Parpol dan Terapkan Konsep Pentahelix

Sementara itu, Ketua GEMPAR Kepri, Sony Christanto, menjelaskan bahwa GEMPAR dibangun sebagai organisasi independen nan tidak mempunyai hubungan dengan partai politik mana pun. Status independen ini membikin organisasi dapat bergerak lebih elastis dan luas dalam menjalankan misi pelayanan sosial serta kepemudaan di tengah masyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya kepengurusan, tetapi gerakan. Anak-anak muda kudu bergerak, melayani, berkarya, dan datang memberi solusi di tengah masyarakat,” tegas Sony.

Sony meminta seluruh jejeran pengurus baru untuk tidak minder alias patah semangat lantaran aspek usia dalam mengambil peran kepemimpinan.

“Tuhan tidak mencari orang paling hebat, Tuhan mencari orang nan mau dipakai. Kalau kita setia dan mau belajar, Tuhan bisa memakai siapa saja untuk menjadi berkah bagi bangsa. Kalau belum bisa jadi matahari, jadilah lilin mini nan mau menyala dan menerangi sekitar,” pungkas Sony. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia