Pemprov NTB Dorong Penerapan Teknologi Climate Smart Agriculture Hadapi El Nino, Apa Itu?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Disamping itu menurut Mirza, pihaknya juga mendorong upaya mengoptimalkan pengelolaan sumber air. Upaya ini mencakup irigasi, pompanisasi, dan perpipaan di beragam sentra produksi.

"Terkait pompanisasi ini, Kementerian Pertanian sudah mengumpulkan seluruh bupati/wali kota untuk memperkuat mitigasi. Apa hasilnya kita belum tahu, tapi jika bicara usulan pompa sudah kita usulkan ke pemerintah pusat," kata dia.

Mirza mengatakan, peran petugas di lapangan seperti Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pengawas benih, hingga petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (OPT) bakal terus diperkuat.

"Mereka bekerja mendeteksi awal serangan hama, penyakit, hingga potensi akibat musibah alam terhadap tanaman. Pendampingan budidaya melalui penerapan good agriculture practices menjadi kunci agar produktivitas petani tetap optimal," ucapnya.

Menurut dia, untuk tahun ini pihaknya menargetkan produksi gabah kering giling (GKG) di NTB mencapai 1,460 juta ton.

"Itu sasaran kita dan kita optimis nomor itu bisa tercapai meski ada el nino dengan beberapa strategi nan kita lakukan," tandas Mirza.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita