Pemprov Kalsel Intensifkan Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Pemprov Kalsel gencarkan aktivitas pangan murah tekan inflasi.

, BANJARBARU, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus menggencarkan gerakan pangan murah (GPM) melibatkan lintas satuan kerja perangkat wilayah (SKPD) untuk menekan kenaikan nilai bahan pokok dan menjaga stabilitas inflasi nan tercatat sebesar 4,83 persen.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, di Banjarbaru pada Selasa mengatakan bahwa GPM dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan dinas pertanian, perikanan, perdagangan, serta perangkat wilayah lainnya.

“Gubernur menginstruksikan seluruh dinas mengenai untuk turun langsung melaksanakan GPM, terutama di wilayah dengan tekanan inflasi tinggi,” kata Syamsir.

Pelaksanaan GPM dilakukan secara rutin nyaris setiap bulan dengan gelombang dua kali kegiatan, serta didukung intervensi tambahan dari Dinas Perdagangan untuk memperluas jangkauan program.

Intervensi ini difokuskan pada komoditas strategis nan mengalami kenaikan harga, seperti beras, melalui pemberian subsidi nilai agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Pemerintah wilayah juga memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat respons terhadap gejolak nilai di pasar.

Syamsir menyatakan bahwa pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan menunjukkan tren membaik setelah sebelumnya mengalami kenaikan, seiring intervensi lintas sektor nan dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah provinsi juga memperkuat pengendalian dari sisi produksi melalui penanaman komoditas hortikultura, seperti cabe dan bawang, di beragam sentra pertanian.

“Langkah ini tidak hanya untuk menekan nilai dalam jangka pendek, tetapi juga menjaga kesiapan pasokan guna memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional