Ilustrasi(Dok Istimewa)
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palu meluncurkan e-Perpustakaan Palu Mapande, Kamis (4/6). Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Palu, Nathan Pagasongan, mewakili Wali Kota Palu.
Kegiatan nan digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu itu berjalan di ruang pertemuan instansi setempat dan dihadiri unsur pemerintah, pegiat literasi, tenaga pendidik, serta beragam komponen masyarakat.
Nathan menyampaikan, apresiasi atas hadirnya penemuan jasa perpustakaan digital nan memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan pengetahuan.
Menurutnya, perkembangan teknologi info telah mengubah langkah masyarakat memperoleh info dan pengetahuan. Melalui jasa digital, masyarakat sekarang dapat mengakses pelbagai bahan referensi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
“e-Perpustakaan Palu Mapande merupakan langkah strategis nan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses koleksi kitab digital dengan mudah, cepat, dan elastis kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.
Selain menyediakan beragam koleksi kitab digital, aplikasi tersebut juga dilengkapi fitur nan mendukung kenyamanan membaca dan belajar secara daring.
Nathan menegaskan, penguatan literasi digital menjadi bagian krusial dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, Pemkot Palu terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan budaya membaca dan belajar di tengah masyarakat.
Melalui e-Perpustakaan Palu Mapande, masyarakat dari beragam kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, ASN, pelaku UMKM hingga masyarakat umum, mempunyai kesempatan nan lebih luas untuk memperoleh bahan referensi dan menambah wawasan.
Ia menjelaskan, nama “Palu Mapande” mencerminkan angan lahirnya generasi Kota Palu nan cerdas, kreatif, inovatif, dan bisa bersaing di era global.
Nathan juga membujuk perangkat daerah, sekolah, organisasi literasi, dan para orang tua untuk memanfaatkan aplikasi tersebut serta membudayakan aktivitas membaca dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, literasi tidak hanya berangkaian dengan keahlian membaca, tetapi juga keahlian memahami informasi, berpikir kritis, dan menghasilkan solusi atas beragam tantangan.
Peluncuran e-Perpustakaan Palu Mapande menjadi langkah baru dalam penguatan literasi digital di Kota Palu. Kehadiran jasa ini diharapkan bisa menghadirkan akses referensi nan lebih mudah, modern, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·