Pemkab Kuningan Lindungi 6.700 Pekerja Rentan Lewat JKK dan JKM

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

, KUNINGAN, – Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, telah memastikan bahwa sekitar 6.700 pekerja rentan di wilayah tersebut sekarang terlindungi oleh program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Hal ini diwujudkan dalam aktivitas peringatan Hari Buruh nan berjalan pada Minggu di Kuningan.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, mengungkapkan bahwa kehadiran program JKK dan JKM merupakan bukti nyata peran pemerintah dalam memberikan rasa kondusif kepada para pekerja. Program ini menyasar petani tembakau, petani cengkeh, dan pekerja rentan lainnya untuk memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Kuningan.

"Kami telah menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan pada peringatan Hari Buruh nan dilaksanakan hari ini di Kuningan," ujar Tuti.

Lebih lanjut, dia menegaskan komitmen pemerintah wilayah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui beragam program perlindungan sosial, terutama bagi sektor informal nan selama ini mempunyai keterbatasan akses terhadap agunan sosial ketenagakerjaan.

Pemerintah wilayah juga mengapresiasi kontribusi seluruh pekerja dan pekerja di Kabupaten Kuningan nan telah mendukung pembangunan daerah. Selain itu, mereka telah melepas 50 peserta program pemagangan ke Jepang, hasil kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), kementerian terkait, Bursa Kerja Khusus (BKK), dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

"Para peserta kudu memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, meningkatkan kompetensi, dan menjadi generasi pekerja nan profesional," tambahnya.

Dengan proyeksi kebutuhan sekitar 30 ribu tenaga kerja seiring rencana berdirinya sedikitnya lima pabrik besar, pemerintah wilayah meminta masyarakat berhati-hati terhadap penyaluran tenaga kerja terlarangan ke luar negeri dan selalu berkoordinasi dengan dinas terkait.

Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Kuningan, Krisyudi, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Hari Buruh tahun ini merupakan hasil kerjasama dari perusahaan hingga serikat pekerja, dengan partisipasi lebih dari 3.000 orang. "Sumber anggaran aktivitas nol rupiah, seluruhnya didukung melalui partisipasi perusahaan dan beragam pihak," ujarnya.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional