Pemerintah Turun Tangan Urus Anak Jalanan, Ini Programnya

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy mengatakan pemerintah mempunyai program untuk mendaftarkan anak terlantar di jalanan kembali ke sekolah. Program ini tengah digencarkan oleh Kementerian Sosial alias Kemensos. 

Rachmat mengatakan perihal tersebut merupakan program dari Kementerian Sosial. Melalui program tersebut, anak-anak nan berkeliaran di jalan langsung dilaporkan dan disekolahkan. Kendati demikian, Rachmat tidak menjelaskan apakah sekolah nan dimaksud merupakan Sekolah Rakyat.

"Itulah bagian dari tanggung jawab kita, sebagai pemerintah sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujar Rachmat dalam Dialog Nasional Pemberdayaan, Rabu (14/10/2026).

Pada 2025, Kementerian Sosial sempat menyatakan anak jalanan turut menjadi sasaran utama untuk mengikuti program Sekolah Rakyat nan digulirkan pemerintah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial KemensosIdit Supriadi Priatna Idit Supriadi Priatna mengungkapkan golongan anak jalanan nan bakal mengikuti program ini, berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) nan telah diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Dalam perihal ini, anak jalanan nan berasal dari desil 1 dan desil 2 alias golongan paling miskin dalam DTSEN menjadi prioritas utama, terutama anak-anak nan tidak lagi tercatat di Dapodik namalain putus sekolah.

"Dalam desil 1 itu di dalamnya ada kemiskinan ekstrem, itu nan paling diutamakan. Bahkan, anak-anak nan tidak daftar di Dapodik itu juga menjadi prioritas nan di jalanan-jalanan sendiri itu, nan tidak sekolah," ujar Idit di Bandung, Sabtu (5/7/2025), dikutip dari CNN Indonesia.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑