
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Jonathan S/Okezone)
JAKARTA – Pemerintah Indonesia menegaskan tidak mempermasalahkan seruan Malaysia untuk memberikan tekanan finansial terhadap korporasi nan diduga menjadi penyebab kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Namun, sepanjang dilakukan sesuai koridor hukum.
"Sepanjang dilakukan dengan sistem norma masing-masing, tidak masalah," tegas Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam konvensi pers, Senin (19/10/2026).
Mantan Kapolri itu menyebut Singapura sebelumnya juga pernah melakukan tekanan serupa terhadap perusahaan kelapa sawit. Meski demikian, langkah tersebut hanya ditujukan kepada korporasi nan berangkaian dengan aktivitas di Singapura.
"Kalau sistem norma nan bertindak di Singapura seperti itu, mereka juga mau menerapkan sesuai dengan norma nan ada di Singapura dan bertindak sesuai norma internasional ya kita enggak ada masalah," tegasnya.
Tito menegaskan, pemerintah Indonesia berbareng negara-negara tetangga terus berupaya menangani karhutla nan dampaknya meluas hingga ke negara lain. Upaya tersebut dilakukan melalui pengendalian dan mitigasi untuk mencegah akibat kabut asap semakin memburuk. Selain itu, tidak bakal segan mengambil tindakan tegas terhadap korporasi nan terbukti terlibat karhutla.
"Termasuk di antaranya jika memang korporasi nan terlibat, pemerintah Indonesia tidak bakal segan-segan menindak tegas," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·