Pemerintah Siapkan Rp 11 Triliun untuk Program Rekening Gratis Warga

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah bakal mengalokasikan kurang lebih Rp 11 triliun untuk menjalankan program pemberian rekening cuma-cuma kepada penduduk berumur 17 tahun ke atas.

"Totalnya jika 200 juta masyarakat berfaedah kira-kira ..., alias sekitar Rp 11 triliun lah," kata Airlangga, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

"Ya (Rp11 Triliun)," saat dikonfirmasi kembali.

Meski begitu, dia belum bisa menjabarkan alokasi anggaran nan bakal digunakan berasal dari APBN 2026 alias 2027. Pasalnya, saat ini tetap dalam tahap pembahasan dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Anggaran kelak kita bahas, lantaran kan nggak semua langsung segitu (Rp11 triliun), kan nantinya itu secara bertahap," jelasnya.

Airlangga menjelaskan, program ini dijalankan sebagai sarana penyaluran beragam program support dari pemerintah. Rencananya program ini bakal dimulai dalam waktu dekat.

"Kita siapkan. Mungkin kelak sesudah dirapatkan teknis, kita siapkan regulasinya, masuk ke dalam Dewan Nasional Keuangan Inklusif, kemudian baru sesudah itu kita buatkan timeline-nya," kata Airlangga.

Dalam program itu nantinya penduduk negara Indonesia nan telah berumur 17 tahun dan mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) langsung mendapatkan rekening cuma-cuma dari bank BRI dan BSI. Nantinya, rekening itu bakal terhubung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan disiapkan sebagai bagian upaya memperluas inklusi finansial nasional.

Menariknya, kelak setiap rekening nan dibuka bakal langsung memperoleh saldo awal dari pemerintah senilai Rp 50 ribu. Dana itu juga dipastikan tidak boleh terpotong biaya manajemen maupun biaya lainnya.

Pada kesempatan itu Airlangga juga membeberkan bahwa setiap penduduk nan berumur 17 tahun dan mendapatkan KTP bakal mendapatkan rekening bank, meskipun sudah mempunyai rekening bank lain sebelumnya.

(wia) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News