Tim Okezone
, Jurnalis-Kamis, 26 Maret 2026 |11:22 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (Foto: Binti M/Okezone)
JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan anggaran pendidikan tidak mengalami pengurangan. Sebaliknya, pemerintah memperkuat sektor pendidikan melalui program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Rakyat, nan juga memberikan akibat ekonomi luas bagi masyarakat.
Qodari menyebut program revitalisasi sekolah dan Sekolah Rakyat tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mempunyai pengaruh dobel terhadap perekonomian.
“Penting kami tegaskan bahwa program revitalisasi sekolah dan Sekolah Rakyat bukan hanya program pendidikan, tapi mempunyai akibat ekonomi nan luas alias multiplier effect nan nyata,” ujar Qodari di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan, keberlanjutan kedua program tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat anggaran pendidikan. “Dengan tetap berjalannya program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Rakyat ini menunjukkan bahwa tidak ada pengurangan terhadap anggaran pendidikan, justru membuktikan bahwa anggaran pendidikan bakal terus diperkuat,” katanya.
Pada 2025, program revitalisasi sekolah mencakup 16.167 satuan pendidikan, meningkat dari sasaran awal 10.000 sekolah setelah Presiden Prabowo Subianto menambah sekitar 6.000 sekolah.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·