Ramdani Bur
, Jurnalis-Jum'at, 10 April 2026 |06:03 WIB

Wiljan Pluim (kanan) tolak tawaran menjadi Warga Negara Indonesia. (Foto: Instagram/@wiljanpluim)
MANTAN pemain asing asal Belanda, Wiljan Pluim, sempat mendapat tawaran menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Tawaran itu didapat setelah Wiljan Pluim lima tahun berkarier di Liga Indonesia. Lantas, apa respons Wiljan Pluim saat itu?
Ia menolak tawaran tersebut lantaran tak mau tinggal selamanya di Indonesia. Sejak awal, Wiljan Pluim beriktikad pulang ke Belanda setelah tak lagi berkarier di Indonesia.
Wiljan Pluim saat memihak PSM Makassar
“Saya diminta federasi dan klub untuk menerima paspor Indonesia. Jika mendapatkan paspor Indonesia, saya dianggap sebagai pemain lokal dan itu menguntungkan klub lantaran dapat mendatangkan pemain asing tambahan” kata Wiljan Pluim di program Tekengeld nan tayang di ESPN NL.
1. Tak Rela Lepas Paspor Belanda
Wiljan Pluim sempat bertanya, gimana dengan paspor Belanda-nya jika dirinya mendapatkan paspor Indonesia? Pemain nan membantu PSM Makassar juara Piala Indonesia 2018-2019 dan Liga 1 2022-2023 itu paham, baik Belanda dan Indonesia tidak menganut sistem dwi kewarganegaraan.
“Saya pun bertanya, gimana dengan paspor Belanda? Sesuai patokan hanya diperbolehkan mempunyai satu paspor di Indonesia. Saya mau pulang ke Belanda setelah pekerjaan saya di Indonesia berakhir. Karena itu, saya memilih tidak menjadi WNI,” tegas laki-laki nan menutup pekerjaan sepakbolanya di Indonesia dengan memihak Borneo FC di Liga 1 2023-2024.
2. Pemain Timnas Indonesia Aman Main di Belanda
Isu paspor dobel mencuat ketika beberapa pemain diaspora Indonesia dilarang latihan berbareng klub masing-masing di Eredivisie dan Eerste Divisie 2025-2026. Mereka dilarang berlatih lantaran dianggap tidak mempunyai izin kerja.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·