Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Diduga Cabuli Muridnya, Polisi Selidiki

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Ilustrasi pelecehan seksual. Foto: Shutter Stock

Pelatih inline skate alias sepatu roda di Tangerang Selatan, Banten, diduga mencabuli muridnya nan berumur 16 tahun.

Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rita Wulandari, mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan posisinya sebagai pembimbing demi bisa mendekati korban dan mendapatkan kepercayaannya.

“Dari hasil investigasi sementara, tersangka diduga memanfaatkan relasi kepercayaan sebagai pembimbing terhadap korban,” kata Rita dalam keterangannya, Kamis (21/5).

Aksi tak terpuji ini akhirnya terbongkar setelah pihak family korban meletakkan curiga. Keluarga tak sengaja menemukan bukti komunikasi antara korban dengan sang pelatih.

Sebelum dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, korban terlebih dulu diberikan pendampingan unik agar merasa kondusif dan siap untuk buka suara.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tindakan kekerasan seksual ini rupanya tidak hanya terjadi sekali, melainkan dalam rentang waktu tertentu di dua wilayah berbeda, ialah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian tetap terus bergerak sigap untuk menguatkan perangkat bukti demi menjerat pelaku. Sejumlah saksi dan mahir pun telah dimintai keterangan.

“Penyidik telah memeriksa korban, keluarga, saksi terkait, mahir psikologi, mahir digital forensik, serta tenaga medis untuk memperkuat pembuktian perkara,” ujar Rita.

Sementara itu, Kasubdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kompol Donny Kristian Baralangi, menegaskan bahwa pihaknya bergerak simultan. Selain mengamankan peralatan bukti bentuk dan elektronik, pemulihan psikologis korban juga menjadi prioritas utama.

“Kami mau memastikan korban mendapatkan ruang kondusif selama proses norma berjalan,” tandas Donny.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan