Pelatih Arema Kecewa Laga Lawan Persebaya Tanpa Penonton

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Pesepak bola Persebaya Surabaya Malik Risaldi (kanan) berbenturan dengan pesepak bola Arema FC Luiz Gustavo Tavares (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/11/2025). Foto: Rizal Hanafi/ANTARA FOTO

Arema FC merasa dirugikan atas keputusan pemindahan laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya. Sebelumnya di putaran pertama pada 22 November 2025 lalu, Persebaya Surabaya memainkan laga Derby Jatim itu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Namun di putaran kedua sama seperti tahun-tahun sebelumnya pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022, laga kedua tim ketika Arema FC bertindak tuan rumah dipindahkan ke tempat netral.

Pelatih Arema FC Marcos Vinicius dos Santos Goncalves mengaku kecewa dan merasa bersalah bakal keputusan pemindahan letak pertandingan, nan harusnya digelar di Malang. Padahal jika digelar di Stadion Kanjuruhan, dia optimis mendapat support dari Aremania. Tapi dirinya memahami ada latarbelakang tragedi mematikan nan tetap tak bisa dilupakan saat terakhir kali Arema FC bermain musuh Persebaya di Malang.

"Kami merasa bersalah lantaran kami bermain tanpa penonton musuh Persebaya, kami menghormati dan mengerti trauma family atas kejadian Tragedi Kanjuruhan beberapa tahun lalu." kata Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, alias nan berkawan disapa Marcos Santos, saat konvensi pers secara daring, Senin (26/4/2026).

Pesepak bola Persebaya Surabaya Mihailo Perovic (ketiga kanan) berebut bola udara dengan pesepak bola Arema FC Luiz Gustavo Tavares (tengah) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/11/2025). Foto: Rizal Hanafi/ANTARA FOTO

"Saya mau main di Kanjuruhan alias Gajayana lantaran ada suporter, ada Aremania. Tapi lantaran pindah di Bali nggak masalah. nan krusial pemain bisa kerja keras berjuang sampai menit terakhir. Jadi dari situ Aremania kudu support ke pemain dari jauh. Tapi semoga pemain berjuang lebih keras semoga bisa bikin Aremania senang di Malang," tuturnya.

Marcos sendiri sudah mempersiapkan timnya pasca-lawatan ke kandang Persib Bandung. Dari Bandung timnya langsung terbang ke Bali, demi menjalani Derby Jawa Timur. Di tengah kondisi kurang ideal dari sisi recovery, dia mencoba memaksimalkan permainan timnya dan sudah mengantongi kelebihan kelemahan lawannya.

"Lawan Persebaya saya minta kita lebih siap, kesempatan di depan kudu bisa kita lebih maksimalkan, lebih konsentrasi untuk bisa buat gol, dan bisa bantu pertahanan. Melawan Persebaya kita tahu mereka tim kuat, tapi kami kudu sudah siap," jelas pembimbing asal Brazil itu.

Laga pekan 30 Super League antara Arema FC vs Persebaya Surabaya bakal digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (28/4/2026) sore pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini terpaksa digelar di tempat netral usai tak mendapatkan izin dari pemerintah wilayah dan abdi negara keamanan di Malang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan