Tangguh Yudha
, Jurnalis-Sabtu, 06 Juni 2026 |16:59 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons keluhan pedagang tahu dan tempe. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya menjaga permintaan (demand) masyarakat agar pelaku usaha, termasuk pedagang tahu dan tempe, tetap dapat menjalankan usahanya di tengah tekanan biaya produksi.
Hal itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat merespons keluhan pedagang tahu dan tempe nan disebut mulai mengalami penurunan untung akibat beragam tekanan ekonomi, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah.
"Kita mesti pastikan demand-nya terjaga. Jadi ada nan beli," katanya di sela kunjungannya ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (6/6/2026).
Selain menjaga permintaan, pemerintah juga berupaya mendorong penguatan nilai tukar rupiah. Menurutnya, penguatan rupiah bakal membantu menurunkan biaya produksi nan kudu ditanggung para pelaku usaha.
"Terus nan kedua, jika rupiah menguat kan otomatis cost of production mereka turun. Itu nan kita bakal pastikan terjadi dalam beberapa waktu ke depan," lanjutnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·