PBSI Sesuaikan Komposisi Ganda Campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu
PBSI Sesuaikan Komposisi Ganda Campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026 Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu(MI/RAMDANI)

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi mengumumkan penyesuaian komposisi pemain pada sektor dobel campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Dalam keputusan terbaru, dua pasangan muda Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dipastikan tidakhadir dari turnamen bergengsi tersebut.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari pemenuhan sistem keikutsertaan atlet dalam turnamen internasional. Menurutnya, penyesuaian ini krusial untuk memastikan seluruh proses manajemen melangkah sesuai dengan izin nan berlaku.

"Keputusan tersebut diambil untuk memastikan seluruh proses manajemen dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional melangkah sesuai izin serta sistem nan berlaku," ujar Ricky dalam keterangan resmi, Senin (4/8/2026).

Meskipun tidak merinci hambatan manajemen nan dimaksud, info BWF menunjukkan bahwa Jafar/Felisha telah tercatat mengundurkan diri sejak 29 Juli lalu.

Mundurnya pasangan tersebut sebenarnya sempat membuka kesempatan bagi pasangan persediaan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana untuk naik ke daftar utama, namun promosi tersebut juga tercatat ditolak pada hari nan sama.

Daftar Perwakilan Ganda Campuran Indonesia

Dengan absennya dua pasangan tersebut, Indonesia sekarang menyisakan dua wakil di sektor dobel campuran untuk berkompetensi di New Delhi, India.

Status Nama Pasangan
Wakil Utama (Berangkat) Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah
Wakil Utama (Berangkat) Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata
Absen/Batal Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Absen/Batal Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil

Terkait Proses Peradilan Independen BWF

Di sisi lain, PBSI juga memberikan pernyataan mengenai adanya proses peradilan independen nan sedang dijalankan BWF mengenai dugaan pelanggaran integritas nan melibatkan sejumlah pemain Indonesia. PBSI menegaskan komitmennya untuk menghormati independensi proses tersebut demi menjaga integritas olahraga bulu tangkis dunia.

Ricky menekankan bahwa PBSI tidak bakal memberikan komentar lebih jauh mengenai substansi perkara tersebut. Ia juga meminta masyarakat dan media untuk tidak memperkirakan alias mengaitkan proses norma ini dengan nama atlet tertentu sebelum ada keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF.

Informasi Turnamen:
Kejuaraan Dunia BWF 2026 dijadwalkan berjalan di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026.

PBSI menyatakan bakal terus berkoordinasi dengan BWF untuk memastikan setiap langkah organisasi tetap berdasarkan pada prinsip tata kelola nan baik, kepatuhan regulasi, serta perlindungan terhadap hak-hak atlet. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia